Suara.com - Ajang Academy Awards ke-98 menghadirkan persaingan luar biasa ketat pada kategori paling prestisius, Best Picture Oscar 2026. Tahun ini, kualitas menjadi sorotan utama.
Dominasi film-film unggulan mencerminkan keberanian sineas menggabungkan visi personal yang intim dengan pendekatan produksi berskala besar dan ambisius.
Para kritikus menilai Oscar 2026 sebagai titik temu ideal antara film artistik, relevansi sosial, serta pencapaian teknis yang matang.
Tak heran, 10 film nominasi Best Picture kali ini memicu perdebatan sengit, sekaligus antusiasme tinggi menjelang malam puncak penghargaan.
1. Sinners (Ryan Coogler)

Ryan Coogler menghadirkan thriller horor supernatural yang berfungsi sebagai kritik sosial tajam terhadap sejarah kelam Amerika era Jim Crow.
Penggabungan mitologi vampir dengan latar Mississippi tahun 1930-an menciptakan atmosfer unik yang jarang ditemui dalam genre horor modern.
Michael B. Jordan mencuri perhatian lewat peran ganda saudara kembar yang emosional dan kompleks sepanjang narasi film.
Dengan raihan 16 nominasi, kualitas sinematografi serta musik Ludwig Göransson memperkuat posisi Sinners sebagai kandidat kuat Best Picture.
2. One Battle After Another (Paul Thomas Anderson)

Film ini disebut banyak kritikus sebagai puncak karier Paul Thomas Anderson setelah perjalanan panjang tanpa kemenangan Oscar.
Baca Juga: Daftar Nominasi Oscar 2026, Sinners Cetak Sejarah dengan 16 Nominasi
Anderson meramu aksi intens dengan sindiran politik cerdas, menghadirkan tontonan provokatif sekaligus reflektif tentang kekuasaan modern.
Dominasi penghargaan kritikus utama sebelum Oscar memperkuat reputasi film ini sebagai unggulan terdepan.
Leonardo DiCaprio tampil eksplosif, menyatukan daya tarik komersial dengan kualitas akting yang konsisten dan berkelas.
3. Hamnet (Chloe Zhao)

Chloe Zhao kembali ke drama intim setelah kesuksesan Nomadland, kali ini mengangkat sisi personal keluarga William Shakespeare.
Adaptasi novel Maggie O’Farrell ini menyoroti duka mendalam akibat kehilangan anak, dikemas dengan kepekaan emosional tinggi.
Jessie Buckley menuai pujian luas berkat aktingnya sebagai Agnes Shakespeare yang penuh kesedihan namun tetap kuat.