- Ressa Rizky Rossano menggugat perdata Denada di PN Banyuwangi terkait dugaan penelantaran sejak ia lahir tahun 2002.
- Dalam konferensi pers di Jakarta pada 24 Januari 2026, Ressa menyatakan kerinduannya bertemu sang ibu biologis.
- Ressa, dibesarkan ibu angkatnya Ratih, tidak menyimpan dendam dan hanya ingin momen kebersamaan selayaknya anak.
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, turut menambahkan bahwa ikatan batin antara kliennya dan Denada sebenarnya pernah terjalin melalui komunikasi digital.
Hal ini sekaligus menepis anggapan bahwa mereka tidak saling mengenal.
Ressa bahkan masih menyimpan pesan WhatsApp dari Denada yang dianggapnya sebagai bukti kasih sayang yang tersisa.
"Komunikasi di WhatsApp itu enggak banyak. Tapi yang jelas komunikasi terakhir itu dia (Denada) bilang bahwa 'Whatever happens, I always love you'," imbuh Ressa.
Sebagai informasi, kasus ini mencuat setelah Ressa Rizky menggugat Denada atas dugaan penelantaran anak sejak dia dilahirkan pada tahun 2002.
Ressa mengklaim memiliki bukti kuat dan saksi kunci, termasuk Ratih yang merawatnya sejak usia 10 hari.
Hingga berita ini diunggah, Denada belum memberikan pernyataan langsung terkait keinginan Ressa untuk bertemu dan bersimpuh di kakinya.