Anggap Temannya Miskin, Perempuan Ini Minta Bayi Kembar yang Baru Dilahirkan

Yazir F Suara.Com
Selasa, 27 Januari 2026 | 17:50 WIB
Anggap Temannya Miskin, Perempuan Ini Minta Bayi Kembar yang Baru Dilahirkan
Ilustrasi bayi kembar. (Generated by AI)

Suara.com - Dunia maya kembali dihebohkan dengan sebuah kisah yang memicu emosi para pengguna media sosial, khususnya di kalangan ibu muda.

Postingan perempuan itu kemudian menjadi viral setelah menceritakan pengalaman pahit seorang perempuan yang baru saja dikaruniai bayi kembar.

Bukannya mendapatkan dukungan moral atau kebahagiaan dari orang terdekat, dia justru menghadapi permintaan yang tidak masuk akal dari temannya sendiri.

Kisah ini bermula dari unggahan akun Instagram pesonagadis pada 22 Januari yang membagikan tangkapan layar curhatan sang ibu.

Dalam ceritanya, ia mengungkapkan bahwa temannya datang berkunjung bersama sang suami.

Namun, tujuan kunjungan tersebut bukanlah sekadar menjenguk atau merayakan kehadiran anggota keluarga baru, melainkan memiliki niat terselubung yang sangat menyakitkan hati sang ibu.

"Temanku dengan suamiya datang bukan hanya menjengukku tapi berniat mengambil salah satu anak kembar kami. Katanya karena sekarang aku nggak kerja takut kami nggak bisa ngebiayain anak-anak," curhat perempuan itu.

Permintaan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, mengingat ikatan batin antara ibu dan anak, apalagi bayi kembar, adalah sesuatu yang sangat sakral.

Alasan pengangguran yang dilontarkan oleh sang teman dianggap sebagai bentuk penghinaan terselubung terhadap kemampuan orangtua dalam merawat anak mereka sendiri.

Baca Juga: Aparat yang Sidak Penjual Es Kue Jadul Minta Maaf Sudah Salah Tuduh: Bentuk Respons Cepat

Namun, fakta yang lebih mengejutkan justru terungkap di balik latar belakang kehidupan teman yang meminta bayi tersebut.

Perempuan itu mengungkapkan bahwa kehidupan ekonomi temannya itu sebenarnya tidak lebih baik dari dirinya sendiri.

Ironi ini menambah luka bagi sang ibu yang merasa dihakimi secara sepihak.

"FYI pernikahan mereka sudah lama dan nggak punya anak, ekonomi mereka juga lebih ancur daripada aku, yang kerja cuma istrinya aja tapi omongan si suaminya seakan-akan yakin bisa menghidupi anak kami," jelasnya membeberkan detail kondisi temannya.

Kisah ini menyoroti bagaimana batasan dalam pertemanan seringkali dilanggar dengan dalih "perhatian" atau "bantuan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI