Situasi ini ternyata memaksa mereka untuk kembali berinteraksi dan menjalin hubungan yang lebih dekat, baik sebagai rekan kerja maupun sebagai dua orang dengan masa lalu yang tak terlupakan.
Lantaran sering bertemu dan berkomunikasi, perasaan yang ternyata belum sepenuhnya hilang pun muncul lagi. Hyun-bin mulai menyadari bahwa Ju-ah memiliki arti lebih dari sekadar sahabat masa kecil.
Di tengah dinamika pekerjaan, tuntutan keluarga, dan luka masa lalu yang kembali muncul, Ju-ah dan Hyun-bin dihadapkan pada pilihan sulit.
Apakah mereka akan mempertahankan perasaan yang ada, atau justru mengalah demi menjaga kedamaian keluarga masing-masing?
Kontributor : Anistya Yustika