- SCTV meluncurkan program "Ramadan Penuh Cinta" pada 29 Januari 2026 di Jakarta, menampilkan tayangan ikonik dan inovasi baru.
- Sinetron PPT Jilid 19 mengangkat isu sosial tentang eksploitasi anak jalanan serta pinjol, sementara Lorong Waktu Jilid 2 dibintangi aktor ternama.
- Program baru meliputi kuis "Tiba-Tiba Kuis" bersama Baim Wong dan serial anak Umay Shahab untuk mengurangi kecanduan gawai.
Suara.com - Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, suguhan tontonan religi berkualitas kembali disiapkan SCTV melalui rangkaian program spesial bertajuk "Ramadan Penuh Cinta".
Dalam peluncuran yang digelar di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 29 Januari 2026, diumumkan kembalinya sejumlah tayangan ikonik sekaligus memperkenalkan inovasi program baru yang segar untuk menemani pemirsa di Tanah Air.
Tahun ini, SCTV tidak hanya mengandalkan sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) yang kini memasuki Jilid ke-19, tetapi juga menghidupkan kembali Lorong Waktu Jilid 2.
Tak berhenti di situ, kehadiran Baim Wong dalam program kuis dan Umay Shahab di balik layar serial anak menjadi amunisi tambahan untuk memanjakan penonton dari berbagai kalangan.
PPT Jilid 19: Sentilan bagi yang Tak Peduli

Drama religi paling konsisten di Indonesia, Para Pencari Tuhan (PPT) Jilid 19 hadir dengan subtema yang cukup menggigit, TOBAT, Woy!.
Serial yang akan tayang setiap hari pukul 02.45 WIB menemani sahur ini mengangkat realitas sosial tentang eksploitasi anak jalanan dan jeratan pinjaman online alias pinjol.
Deddy Mizwar, aktor kawakan yang memerankan Bang Jack, menjelaskan bahwa PPT selalu berupaya merefleksikan apa yang terjadi di masyarakat agar tercipta dialog dengan penontonnya.
"Setiap tahun selalu berubah ceritanya. Kita mengangkat tema yang sesuai dengan realitas sosial, isu, dan fenomena yang terjadi, sehingga tontonan dengan penontonnya terjadi dialog. Bahwa itu adalah sebagian dari wajah kita semuanya," kata Deddy Mizwar.
Baca Juga: 4 Pertunangan Pasangan Artis Disiarkan TV, Terbaru El Rumi dan Syifa Hadju
Tahun ini, narasi berpusat pada tokoh Muluk (Raihan Khan), seorang sarjana Manajemen yang mengelola keuangan para pengemis dan pencopet untuk membawa mereka ke arah yang lebih baik.
![Deddy Mizwar. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/29/61669-deddy-mizwar.jpg)
Namun, mereka harus berhadapan dengan ormas 'BARBAR' pimpinan Bang Hajar (Ricky Malau).
"Subjudul Tobat Woy ini mengajak bukan hanya orang yang berbuat dosa, tapi juga yang tahu ada penyimpangan tapi membiarkan dan tidak peduli. Itu pun harus bertobat," ucap aktor 70 tahun tersebut mengenai esensi cerita tahun ini.
Lorong Waktu Jilid 2 dan Universe Bertabur Bintang
Setelah sukses di tahun sebelumnya, Lorong Waktu kembali hadir sebagai jilid kedua.
Banardi Rachmad, selaku Deputy Director Programming, menyebut proyek ini layaknya sebuah klub bola dengan pemain bintang.
Nama-nama besar seperti Donny Damara, Tio Pakusadewo, El Manik, hingga Tika Bravani dipastikan memperkuat serial yang tayang setiap hari pukul 04.20 WIB ini.
"Pemilihan karakter dari awal selalu diskusi. Di Citra Sinema, kami ciptakan 'Citra Sinema Universe', jadi pemain terbaik kami hadirkan kembali," imbuh Dito, sutradara Lorong Waktu.
Kisah kali ini akan lebih kompleks dengan sentuhan romansa yang unik tanpa melibatkan sentuhan fisik. Pesan utamanya tetap mendalam.
"Lorong Waktu bukan tentang kembali ke masa lalu untuk memperbaikinya, tapi mengambil hikmah dari masa lalu untuk menatap masa sekarang," tutur Amarudin Nolan selaku penulis naskah
Kembalinya Baim Wong Lewat "Tiba-Tiba Kuis"
Kejutan lain datang dari Baim Wong. Aktor yang belakangan fokus di balik layar film ini akhirnya "pulang" ke layar kaca melalui program variety show "Tiba-Tiba Kuis".
Program ini akan menyambangi kampung-kampung, sekolah, hingga pesantren untuk berbagi hadiah melalui tantangan berdurasi dua menit.
"Kalau bukan SCTV yang calling sih enggak mau. Saya sudah lama enggak di-calling, akhirnya kekangenan saya lebih ke berbagi ya," ucap Baim Wong saat ditemui awak media di sela-sela acara.
Salah satu momen yang paling menyentuh bagi Baim adalah saat syuting di kawasan Bantar Gebang. Dia mengaku terenyuh melihat kebahagiaan warga di tengah tumpukan sampah.
"Terkadang buat kita ada kebahagiaan yang tidak bisa kita utarakan. Rasa-rasa itu yang saya kangen. Kebanyakan hadiah uang, sampai Rp25 juta," tuturnya.
Umay Shahab dan Misi "Menyembuhkan" Kecanduan Gadget
Berbeda dengan Baim Wong yang berada di depan kamera, Umay Shahab melalui rumah produksi Sinemaku Pictures menghadirkan Petualangan Rahasia Queena.
Serial yang tayang setiap Senin hingga Jumat pukul 15.00 WIB ini lahir dari keresahan Umay terhadap fenomena anak-anak yang kecanduan gawai.
"Kami ingin kembali bernostalgia untuk bisa menikmati bermain bersama teman-teman. Di serial ini kita juga hadirkan imajinasi untuk bisa dinikmati keseruannya," ujar Umay yang juga mantan artis cilik ini.
Umay mengakui bahwa ini adalah kali pertama pihaknya bekerja sama dengan platform televisi free-to-air. Tantangannya cukup besar karena penonton televisi memiliki perilaku yang berbeda dengan penonton bioskop atau OTT.
"Program televisi ditonton sambil melakukan banyak hal, seperti masak atau nyapu. Jadi gimana caranya kita bisa get the attention audiens. Pelajaran baru lagi buat kami," beber sutradara muda tersebut.
Rangkaian Dakwah dan Aksi Sosial
Melengkapi sajian drama, SCTV tetap menghadirkan program ikonik "Mutiara Hati" bersama Prof. Dr. Quraish Shihab dan "Mengetuk Pintu Hati" yang diisi oleh Ustaz Pantun (Taufiqurrahman S.Q.).
Program berita Liputan 6 pun turut berpartisipasi lewat segmen "Galeri Ramadan", "Kelana Ramadan", serta pantauan "Liputan Mudik" di Tol Japek 2.
Tak hanya tontonan, pihak penyelenggara kembali membuka ladang amal melalui "SCTV Cinta Anak Yatim".
Pemirsa diajak berdonasi melalui Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih untuk membantu anak yatim di daerah pascabencana, khususnya Sumatra dan Aceh.
"Ramadan Penuh Cinta merupakan tradisi yang terus dijaga untuk menghadirkan suasana penuh makna. Kami berharap nilai-nilai baik yang disampaikan bisa diserap dan menjadi kebaikan buat kita semua," tutur Banardi Rachmad.
Dengan komposisi program yang beragam, mulai dari sahur hingga waktu istirahat malam, masyarakat Indonesia siap ditemani dalam perjalanan ibadah sepanjang bulan suci dengan pesan-pesan kebaikan yang dibalut hiburan berkualitas.