Suara.com - Soleh Solihun kerap mendapat nyinyiran terkait keberadaannya menjadi salah satu juri Indonesian Idol.
Banyak yang meragukan kompetensi Soleh di bidang musik karena selama ini ia lebih dikenal sebagai seorang komika.
Sementara juri lainnya di Indonesia Idol seperti Rossa, BCL, hingga Maia Estianty, memiliki latar belakang yang kuat di bidang musik.
Meski mendapat banyak nyinyiran, anggota grup motor The Prediksi itu begitu percaya diri bahwa ia memiliki kompetensi menjadi juri di ajang pencarian bakat tersebut.
Meski demikian, Soleh mengaku tak menyangka mendapat kesempatan itu.
"Meskipun ketika diajak oleh pihak @officialrcti buat jadi juri @indonesianidolid saya merasa punya kompetensi untuk ada di sana (hahaha), sesungguhnya tak pernah terbayang sekalipun di benak bahwa satu hari nanti karir saya bakal membawa ke sana,” kata Soleh Solihun melalui akun Instagramnya pada Kamis (29/1/2026).
Tak banyak yang tahu bahwa Soleh sebelumnya sudah memiliki pengalaman serupa saat menjadi juri di Celebrity Lypsync Battle NET TV .
Oleh sebab itu saat ditunjuk menjadi juri Indonesian Idol, Soleh mengaku sangat bahagia.
Baca Juga: 15 Kontestan Indonesian Idol XIV Terpilih, Ada yang Dianggap Tak Layak
“Apalagi ini diajak oleh kompetisi yang konsisten menghasilkan banyak penyanyi bagus yang sukses di industri musik, tepatnya 21 tahun dan 14 musim,” ujarnya.
Karena itu, Soleh mengaku tidak terbebani dengan perannya sebagai juri Indonesian Idol.
Terlebih ia juga merasa pengalamannya sebagai wartawan musik sangat membantunya menjadi juri.
“Jadi juri kompetisi bernyanyi, rasanya seperti kembali menjalani hari-hari sebagai wartawan musik,” ungkapnya.

Soleh merasa banyak yang menilai bahwa profesinya dulu sebagai wartawan musik dianggap tidak cukup kompeten sebagai juri.
“Banyak orang yang tak tahu saya pernah jadi wartawan musik. Dan ada juga yang sudah tahu, tapi tetap merasa wartawan musik tak punya kompetensi menilai peserta lomba nyanyi. Yah tentu saja saya tak peduli opini mereka,” katanya.