Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan tanah air, di mana penyanyi muda Piche Kota kini harus berhadapan dengan hukum.
Sosok yang dikenal melalui ajang pencarian bakat Indonesian Idol ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerkosaan.
Kasus ini sontak memicu gelombang perbincangan di media sosial, mengingat ia merupakan salah satu talenta yang baru saja meniti karier profesional di jalur musik nasional.
Namanya makin disorot usai terungkap latar belakangnya sebagai anak dari politisi sekaligus anggota DPRD Belu.
Berikut ulasan profil Piche Kota lengkap dengan perjalanan karier hingga kronologi kasus hukum pemerkosaan yang menjeratnya.
1. Profil Piche Kota

Penyanyi yang memiliki nama asli Petrus Yohannes Debrito Armando Jaga Kota ini lahir di Atambua pada 4 Februari 2002.
Di lingkungan keluarga, Piche merupakan anak bungsu dari empat bersaudara dan putra dari pasangan Antonius Chr. Djaga Kota serta Elfrida Martha Mauluan.
Latar belakang keluarganya cukup terpandang di daerah asalnya, mengingat sang ayah diketahui menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Baca Juga: Kronologi Piche Kota Indonesian Idol Diduga Terlibat Pemerkosaan Siswi SMA
Sejak kemunculannya di televisi sebagai finalis Indonesian Idol, nama Piche cukup dikenal luas.
2. Rekam Jejak Karier di Industri Musik

Sebelum dikenal secara nasional, Piche mengawali langkahnya sebagai penyanyi kafe di berbagai panggung lokal di Nusa Tenggara Timur.
Kegigihannya membawanya mengikuti audisi Indonesian Idol Musim 13 di Kupang dengan membawakan lagu "Superman" milik Ronan Keating.
Perjalanannya di ajang tersebut terbilang cukup impresif hingga berhasil mencapai posisi enam besar.
Pasca kompetisi, ia bergabung di bawah naungan label besar Universal Music Indonesia.
Hingga saat ini, Piche telah merilis dua buah karya musik, yakni kolaborasi bersama musisi legendaris Yovie Widianto yang berjudul "Pada Satu Cinta".
Piche juga baru saja merilis single terbaru yang bertajuk "Bahagia Lagi".
3. Tersangka Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Saat kariernya tengah beranjak naik, Piche tersandung kasus hukum yang sangat serius.
Piche diduga terlibat dalam aksi pelecehan seksual terhadap seorang siswi SMA yang masih berusia 16 tahun.
Menurut laporan, insiden tersebut terjadi pada sore hari tanggal 11 Januari 2026 lalu.
Setelah melalui proses penyelidikan, pihak kepolisian resmi menetapkan Piche bersama dua rekannya (RM dan RS) sebagai tersangka pada Sabtu (21/2/2026).
Dasar penetapan tersangka ini telah memenuhi syarat minimal dua alat bukti, termasuk hasil visum et repertum korban, bukti elektronik, serta keterangan dari saksi dan ahli.
Sampai saat ini kasus hukum yang menjerat Piche Kita masih ditangani oleh pihak berwajib.
Kontributor : Safitri Yulikhah