“Jadi umur gue 35, mentally gue dalam menghadapi apapun (masih seperti umur 20),” tuturnya.
Onad menilai ada ketimpangan dalam caranya menyelesaikan masalah.
“Kalau orang umur 35 punya problem, selesainnya secara umur 35 dong,” ujarnya.
Namun ia merasa masih terjebak di masa lalu di mana ia berada dalam fase golden age.
“Gue itu masih di umur 20 karena itu golden age gue,” kata Onad.
Selama rehabilitasi, suami Beby Prisillia itu ditangani oleh tiga psikolog secara intensif.
Onad mengatakan bahwa ia kemungkinan bisa kembali terjerat narkoba di usia selanjutnya jika tidak bisa mengendalikan dirinya.
“Nanti pada saat lu umur 40, 42, ini akan terjadi lagi lu masih pengin nyimeng, akan terjadi terus, jadi ini harus lu handle,’” ujarnya.
Apa itu Sindrom Peter Pan?
Baca Juga: Dijenguk Habib Jafar di Panti Rehabilitasi, Onad Singgung Banjir Sumatra
Melansir Medical News Today, Sindrom Peter Pan menggambarkan individu yang kesulitan memasuki kehidupan dewasa.
Kondisi ini membuat penderitanya kesulitan mengelola tanggung jawab orang dewasa seperti pekerjaan dan hubungan.
Orang yang mengidap sindrom ini kerap menunda tanggung jawab dan menunjukkan ciri narsistik. Hal tersebut dapat mengganggu hubungan sosial, profesional, dan romantis.
Kontributor : Rizka Utami