- Insanul Fahmi membantah tuduhan Virgoun bahwa ia menguasai akses WhatsApp milik Inara Rusli.
- Insanul Fahmi menyatakan tidak mengetahui kata sandi atau isi ponsel Inara Rusli saat diwawancarai.
- Pengacara Inara Rusli mengonfirmasi kemudahan kontak langsung dengan Inara, membantah penguasaan ponsel.
Suara.com - Insanul Fahmi terseret dalam masalah Virgoun dan Inara Rusli. Sang musisi menyebut tak lagi berkomunikasi dengan mantan istrinya karena akses WhatsApp telah dikuasai Insanul Fahmi.
Mendengar tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Insanul Fahmi angkat bicara. Ia tegas membantah menguasai ponsel istri sirinya, Inara Rusli.
"Dibilang aku megang HP, bahkan aku nggak tahu password-nya, HP-nya gimana," tutur Insanul Fahmi di kanal YouTube Star 7 pada Selasa, 10 Februari 2026.
Insanul Fahmi menerangkan, jangankan membaca pesan yang masuk, ia bahkan tidak pernah melihat isi maupun tampilan layar dari ponsel Inara Rusli.
"Bahkan isinya, wallpaper-nya apapun aku nggak tahu, kok dibilang sampai segitunya gitu," tambah lelaki beristri dua ini.
![Insanul Fahmi usai menjalani klarifikasi restorative justice laporan Inara Rusli di Polda Metro Jaya pada Rabu, 21 Januari 2026. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/21/71267-insanul-fahmi.jpg)
Insanul Fahmi merasa ada maksud tertentu di balik tudingan ini dan menutup pernyataannya dengan bertanya singkat, "nah maksudnya apa gitu."
Seakan mendukung pernyataan Insanul Fahmi, pengacara Inara Rusli, Lechumanan yang ditemui dalam kesempatan berbeda juga memberikan penegasan serupa.
Lechumanan yang diwawancarai awak media menghubungi Inara Rusli. Saat tersambung, wajah ibu tiga anak inilah yang muncul.
"Tidak sulit kok ini saya kontak biar kita nggak keliru. Digedein (volumenya). Ini kok dia bilang 'Halo ya, ya Mbak apa kabar?'" (Inara menjawab "Baik")," kata Lechumanan.
Baca Juga: Kakak Bela Virgoun soal Hak Asuh Anak: Dia Suami Gagal, Tapi Ayah yang Bertanggung Jawab
Lechumanan kemudian bertanya soal tudingan Virgoun yang menyebut ponsel Inara Rusli dikuasai Insanul Fahmi.
Inara Rusli pun memberikan bantahan, "ya kalau sulit akses kan nggak mungkin juga bisa video call begini."