Suara.com - Pernyataan tegas Bupati Brebes mendadak viral setelah menyinggung sikap tenaga kesehatan yang dinilai kurang ramah kepada pasien.
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, secara terbuka memperingatkan nakes agar meningkatkan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan profesional.
Peringatan keras tersebut disampaikan saat menghadiri acara khitanan massal di RSUD Soekarno Ketanggungan baru-baru ini.
Dalam sambutannya, Paramitha yang akrab disapa Mitha menekankan pentingnya keramahan sebagai bagian utama pelayanan kesehatan pemerintah.
Dia menegaskan tidak boleh ada lagi tenaga medis yang bersikap ketus atau kurang bersahabat kepada pasien.
Menurutnya, seluruh warga Brebes berhak mendapat pelayanan setara tanpa membedakan latar belakang maupun metode pembayaran berobat.
Paramitha secara khusus menyinggung pasien pengguna BPJS yang sering merasa diperlakukan berbeda saat mengakses layanan kesehatan.
"Ini perawat-perawat yang judes-judes, harusnya sudah nggak ada," tegasnya seperti dikutip pada Selasa, 17 Februari 2026.
Baca Juga: Viral Perempuan Ini Kebingungan Cara Batalkan Tumbal Pesugihan, Terungkap Realita Mengerikan
"Kalau ada pelayanan tidak bagus, DM Instagram saya, sebut nama, foto orangnya, video sekalian," lanjutnya.
Bupati Brebes itu bahkan mengancam akan menurunkan pangkat hingga memecat nakes yang terbukti bersikap buruk.
"Saya pastikan saya turunkan pangkatnya, kalau nggak, keluar dari RSUD atau puskesmas," tegasnya lantang.
Menurutnya, masyarakat yang sedang sakit sangat membutuhkan perhatian dan empati dari tenaga kesehatan.
Paramitha juga menyinggung alasan klasik soal gaji kecil yang kerap dijadikan pembenaran sikap kurang ramah.
"Kalau memang tidak senang dengan gaji itu, pindah kerjanya, jangan mengorbankan pelayanan masyarakat," ujarnya keras.
Pernyataan tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet.
Sebagian masyarakat mendukung sikap tegas tersebut karena dianggap mewakili keresahan pasien selama ini.
Namun, ada pula yang meminta kebijakan dievaluasi agar tetap memperhatikan kesejahteraan tenaga kesehatan daerah.
"Tolong dinaikin juga gajinya ya, Bu. Jangan hanya dikritik judesnya saja," komentar warganet menyinggung gaji nakes yang dianggap kurang manusiawi.
"Ibu Instagram-nya mana? Saya mau lapor gaji perawat yang di bawah UMR tapi diminta perawat berikan yang terbaik. Apakah ibu sudah berikan yang terbaik buat nakes?" sahut yang lain.
Paramitha sendiri merupakan Bupati Brebes periode 2025–2030 hasil kemenangan Pilkada Brebes 2024.
Dia didampingi Wakil Bupati Wurja, S.E., dan dijadwalkan resmi dilantik pada Februari 2025.
Sebelum menjabat kepala daerah, Paramitha dikenal sebagai politikus muda dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan mantan anggota DPR RI.
Pada masa jabatannya, dia menggulirkan sejumlah program prioritas termasuk Nakes Door to Door untuk layanan kesehatan langsung ke rumah warga.
Dia juga memperingatkan kepala puskesmas agar aktif turun ke lapangan atau siap diganti dalam enam bulan.
Kontributor : Chusnul Chotimah