- WNA Selandia Baru, Miranda Lee, mengamuk di Gili Trawangan Lombok Utara karena terganggu suara tadarus Ramadan.
- Pelaku mencabut paksa mikrofon, merusak fasilitas musala, dan mengancam warga menggunakan dua bilah parang.
- Miranda Lee juga terbukti melanggar izin tinggal (overstay) dan akan dideportasi setelah diamankan polisi.
Hingga saat ini, situasi di Gili Trawangan dilaporkan sudah kembali kondusif dan aktivitas ibadah Ramadan berjalan normal dengan pengawasan dari petugas keamanan setempat.