Suara.com - Video viral kekerasan beberapa remaja sebagai pelaku sekaligus korban tengah menjadi perbincangan di media sosial.
Salah satunya dibagikan akun X @dhemit_is_back pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Dalam video berjudul "Ketahuan Tidak Puasa, Remaja ini Dipukuli Remaja Lain", tampak lebih dari empat remaja sedang berinteraksi.
Dua remaja terlihat menyantap nasi bungkus dan menimbulkan amarah remaja lainnnya.
Seorang remaja dengan hoodie berwarna putih tulang bahkan memukul remaja yang sedang makan.
Pukulan ke kepala remaja yang sedang makan diberikan lebih dari satu kali, membuat temannya sontak menahan.
Remaja dengan sarung yang disampirkan di lehernya lantas menasihati remaja yang sedang makan dengan penuh amarah.
"Kamu itu mengotori desa kita," katanya menggunakan Bahasa Banyumas karena menyebut kata 'Inyong'.
Lebih lanjut, remaja yang sedang makan diminta menelepon orangtuanya untuk dilaporkan.
Baca Juga: Viral Video WNI di Jepang Ronda Sahur, Warganet Indonesia Ikut Minta Maaf
Menurut keterangan akun X @dhemit_is_back, rekaman video berasal dari remaja yang tinggal di Pasiraman Kidul, Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah.
"Meneruskan informasi, telah terjadi kekerasan diduga akibat tidak puasa, namun segerombolan remaja ini memukuli remaja lain yang tidak puasa," tulisnya sebagai caption.
"Terekam jelas dalam video, hantaman bersarang di bagian kepala belakang," imbuhnya.
Video yang sudah disaksikan nyaris 400 ribu kali tersebut menuai beragam komentar.
Sebagian besar warganet mengkhawatirkan kondisi remaja yang kepala bagian belakangnya dipukul begitu keras.
"Kepala belakang yang ditabok, batang otak bisa geser tuh," komentar akun @Eagles***.
"Yang pertama, saya kurang setuju dengan perlakuan kasarnya. Yang kedua, jangan pukul kepala belakang, bisa fatal," sahut akun @albertcare***.
"Mukul kepala belakang dekat leher, itu fatal. Lagian apa hak dia mukul orang begitu!
Kayak yang paling suci aja," kata akun @meow_lead***.
"Terus apa bedanya sama yang mukul, dia pun batal juga (kalau) puasa karena emosi," balas akun @herland***.
Sebagai informasi, hantaman atau pukulan pada kepala berisiko menimbulkan cidera kepala dan daerah tulang-tulang leher utamanya batang otak yang sangat vital.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti kondisi remaja yang bagian belakang kepalanya dipukul berkali-kali tersebut.
Sementara itu, menurut hadist, mengingatkan orang yang tidak berpuasa harus dengan cara yang baik.
"Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah ia mencegah kemungkaran itu dengan tangannya," tertulis dalam HR. Muslim, dikutip dari laman nu.or.id.
"Jika tidak mampu, hendaklah mencegahnya dengan lisan. Jika tidak mampu juga, hendaklah ia mencegahnya dengan hatinya. Itulah selemah-lemah iman," tandas HR. Muslim.
Kontributor : Neressa Prahastiwi