Kronologi Video Viral Pungli Satpol PP di Rasuna Said: Pedagang Marah dan Ancam Petugas

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 08 April 2026 | 11:16 WIB
Kronologi Video Viral Pungli Satpol PP di Rasuna Said: Pedagang Marah dan Ancam Petugas
Video Viral Pungli Satpol PP di Rasuna Said, Kuningan. (Kolase Instagram)
baca 10 detik
  • Oknum Satpol PP dituduh melakukan pungli oleh pedagang saat patroli penertiban trotoar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
  • Kepala Satpol PP Kecamatan Setiabudi membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tindakan petugas sudah sesuai peraturan daerah.
  • Pedagang mengintimidasi petugas menggunakan benda tajam sehingga pihak Satpol PP berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menindaklanjuti.

Suara.com - Jagat maya baru-baru ini dihebohkan oleh unggahan video yang mengklaim adanya praktik pungutan liar atau pungli oleh oknum Satpol PP terhadap pedagang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Menanggapi video viral tersebut, Kepala Satpol PP Kecamatan Setiabudi Ahmad Lutfi menerangkan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada anggotanya tidak berdasar.

Menurut Lutfi, kejadian bermula saat tim gabungan melakukan patroli rutin untuk menegakkan peraturan daerah di Jalan HR Rasuna Said pada Sabtu (4/4/2026).

Petugas kemudian menghampiri seorang pedagang bernama Khusnul yang menggunakan sepeda di atas trotoar, untuk memberikan imbauan agar tidak berjualan di lokasi tersebut.

Namun, sang pedagang justru memvideokan petugas sambil berteriak-teriak tanpa memberikan kesempatan bagi anggota untuk memberikan penjelasan.

Kejadian serupa kembali terulang pada Senin (6/4/2026), saat petugas kembali mendapati pedagang yang sama melanggar aturan di lokasi identik.

Saat petugas mencoba menghalau pembeli yang datang, pedagang itu langsung melontarkan tudingan miring dengan nada keras ke arah petugas.

“Satpol PP tukang pungli, minta rokok, makan gratis, minta uang harian, mingguan dan uang bulanan,” teriaknya, sebagaimana dicatat dalam laporan Satpol PP Kecamatan Setiabudi, Rabu (8/4/2026).

Suasana semakin menegangkan ketika pedagang mulai melakukan tindakan anarkis karena merasa tidak terima dengan tindakan persuasif petugas.

baca juga

Lutfi menyebutkan bahwa sang pedagang bahkan sempat mengambil benda tajam untuk mengintimidasi para petugas yang ada di lapangan.

“Ibu Khusnul marah, dan mengeluarkan alat tusukan pemecah es batu yang digunakan untuk mengancam petugas,” tulisnya dalam nota dinas.

Anggota Satpol PP di lokasi dengan sigap langsung mengamankan benda tajam tersebut guna mencegah terjadinya hal-hal yang membahayakan nyawa.

Lutfi menegaskan, seluruh anggotanya telah menjalankan tugas sterilisasi trotoar sesuai dengan amanat Perda Nomor 8 Tahun 2007 secara humanis.

Kini, Satpol PP Kecamatan Setiabudi telah berkoordinasi dengan Lurah, Bimas, hingga Babinsa setempat untuk menindaklanjuti aksi fitnah dan ancaman fisik terhadap anggota mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pria ini PP Kerja ke Luar Negeri Naik Ojek, Kok Bisa?

Viral Pria ini PP Kerja ke Luar Negeri Naik Ojek, Kok Bisa?

Entertainment | Rabu, 08 April 2026 | 10:53 WIB

Penderitaan 21 Tahun Warga Bintaro: Akses Jalan Tersandera Pungli, DPRD Desak Pemkot Bertindak!

Penderitaan 21 Tahun Warga Bintaro: Akses Jalan Tersandera Pungli, DPRD Desak Pemkot Bertindak!

News | Rabu, 08 April 2026 | 08:01 WIB

Video Viral LEGO AI Bikin Parodi Donald Trump dan Penyelamatan Dramatis Tentara Amerika di Iran

Video Viral LEGO AI Bikin Parodi Donald Trump dan Penyelamatan Dramatis Tentara Amerika di Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:38 WIB

Terkini

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:23 WIB

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:20 WIB

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:05 WIB

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:44 WIB

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:35 WIB

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:59 WIB

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:54 WIB

×