Pengalaman empiris inilah yang membuatnya yakin pada konsep kepasrahan total dan keikhlasan seorang hamba di hadapan Sang Pencipta.
Akhirnya Samanta pun semakin mantap untuk mengucapkan dua kalimat syahadat dan resmi menjadi seorang mualaf.
Kisah Samanta Elneser ini pun menjadi sorotan karena keputusannya bukan semata dorongan emosional namun melalui perjalanan panjang dan pengalaman nyata.
Kontributor : Safitri Yulikhah