"Walaupun brandnya gede, walaupun budgetnya ada. Kita literally nolak brand kalo produknya gak work di Tasya," tegas Galih.
"Jadi bukan soal dibayar atau enggak. Karena trust itu lebih mahal dari fee campaign," pungkasnya.
Tasya Farasya sendiri sudah meminta maaf atas pernyataannya soal konten Bunga Sartika.
Ia mengakui bahwa cara penyampaiannya kurang bijak sehingga dampaknya sebesar saat ini.
"Aku pun respect pada sesama content creator, namun aku juga akan tetap bersikap FIRM dengan seluruh values dan transparansi dalam endorsement yang aku pegang," tandasnya.
Bagaimana pendapatmu?
Kontributor : Neressa Prahastiwi