Suara.com - Agnez Mo belum lama ini menghadiri undangan buka puasa bersama yang digelar oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai.
Kehadirannya langsung mencuri perhatian karena momen tersebut terasa berbeda dari biasanya.
Meski beragama Kristen, Agnez Mo tetap memenuhi undangan tersebut dengan penuh antusias.
Melalui unggahan di akun Instagramnya, pelantun Tak Ada Logika itu mendapatkan sambutan luar biasa setibanya di KJRI.
Agnez Mo mengaku bersyukur bisa hadir dalam acara tersebut.
“Cara apa yang lebih baik untuk menghabiskan malam selain menerima undangan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk berbuka puasa bersama,” kata Agnez melalui unggahannya, Senin (2/3/2026).
Ia juga menyinggung soal makna toleransi yang ditemuinya dalam momen buka puasa kali ini.
“Meskipun saya seorang Kristen, dan secara teknis saya tidak berpuasa hari ini (kecuali intermittent fasting hehe), saya percaya toleransi beragama adalah denyut nadi kemanusiaan. Tanpanya, kita hanya tubuh tanpa jiwa,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Agnez Mo merasa terhormat bisa bertemu banyak pihak dalam kesempatan tersebut.
Baca Juga: Selain Didesak Menikah, Adam Rosyadi Diminta Ajak Agnez Mo Mualaf
Di akhir unggahannya, penyanyi berusia 39 tahun itu mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat dan percakapan yang penuh makna.

Momen Agnez Mo menghadiri undangan buka puasa bersama itu kini menuai sorotan.
Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah pakaian yang dikenakan oleh Agnez Mo.
Ia tampil mengenakan gamis putih yang kontras dengan gaya panggungnya yang selama ini identik dengan busana terbuka dan berani.
Penampilan Agnez Mo dalam balutan busana muslimah itu berhasil membuat netizen salah fokus.
Ada yang memprediksi gaya busana Agnez itu akan menjadi tren idul fitri tahun ini.