- Java Jazz Festival 2026 resmi berpindah dari Kemayoran ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, untuk mengeksplorasi ruang yang lebih luas.
- Festival edisi ke-21 ini menghadirkan Jon Batiste, wave to earth, dan Ella Mai sebagai penampil Special Show, serta deretan musisi jazz mancanegara lainnya.
- Penyelenggara menyiapkan berbagai opsi transportasi mulai dari shuttle Big Bird, kerja sama dengan TransJakarta, hingga akses dari Bandara Soekarno-Hatta untuk mempermudah penonton.
Suara.com - Festival musik MyBCA International Java Jazz Festival 2026 resmi berpindah lokasi ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten.
Festival yang memasuki edisi ke-21 ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari pada 29, 30, dan 31 Mei 2026 dengan memboyong deretan penampil papan atas seperti Jon Batiste dan wave to earth.
Kepastian perpindahan lokasi ini disampaikan langsung oleh President Director Java Festival Production, Dewi Gontha, dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Maret 2026.
Menurutnya, kepindahan dari lokasi lama di JIExpo Kemayoran ke kawasan PIK 2 merupakan langkah strategis untuk pengembangan festival.
"Seperti yang teman-teman ketahui kita pindah ke NICE tahun ini, sebuah move yang sangat besar dan memang harus kita lakukan untuk kita bisa melakukan sesuatu yang lebih baik. Kami ingin mengeksplorasi dengan space yang lebih besar dan venue baru bersama penonton," kata Dewi Gontha.
Dewi tidak menampik adanya kekhawatiran publik mengenai aksesibilitas lokasi baru yang dianggap cukup jauh dari pusat kota Jakarta.
Namun, dia menegaskan bahwa pihak penyelenggara telah menyiapkan berbagai opsi transportasi publik guna mempermudah mobilitas penonton.
"Ini semua sudah kita pikirkan. Kita bekerja sama dengan Big Bird untuk mengadakan shuttle walaupun terbatas, dan sudah koordinasi dengan TransJakarta untuk menyediakan shuttle juga. Kami akan pilih titik mana yang paling ramai untuk memastikan titik mulainya," jelas Dewi.
Selain bus, Dewi menyebut akses Commuter Line menuju bandara juga menjadi opsi yang bisa dimanfaatkan.
Baca Juga: Ada Masalah Administrasi dan Aturan Ramadan, 'Land Fest Batal Bareng' Batal Digelar Besok
"Ada Commuter Line yang bisa sampai ke Airport, lalu kami sedang melakukan pendekatan dengan pihak ketiga untuk menyediakan shuttle dari bandara menuju venue. Jadi penonton tidak harus selalu menyetir sendiri," tambahnya.
Lineup dan Kolaborasi Spesial
Dari sisi program musik, Java Jazz Festival 2026 tetap mempertahankan ciri khasnya dalam memadukan musisi jazz murni dengan genre turunannya.
Nikita Dompas dari tim program Java Festival Production membocorkan sejumlah nama besar yang akan mengisi 10 panggung di lokasi baru tersebut.
"Ada nama-nama baru, contohnya Jus King Jones, lalu ada Lisa Simone yang merupakan putri dari salah satu penyanyi jazz legendaris Nina Simone. Untuk Special Show, kami mengonfirmasi Jon Batiste, wave to earth, dan Ella Mai," ungkap Nikita Dompas.
Selain penampil internasional, kolaborasi lintas musisi menjadi sorotan utama tahun ini. Nikita menjelaskan bahwa panggung Java Jazz akan menjadi saksi pertemuan perdana banyak musisi berbakat dalam proyek spesial.