- Beby Tsabina mengumumkan proyek film layar lebar bertema sejarah berjudul Emmy, menjanjikan peran menantang baginya.
- Aktris tersebut harus mendalami adegan berat termasuk memegang senjata dan beraksi di medan perang yang mencekam.
- Proses syuting akan dilaksanakan di dua kota Jawa yaitu Yogyakarta dan Semarang, menuntut penguasaan bahasa khusus.
Suara.com - Beby Tsabina memberikan kejutan bagi para penggemarnya melalui proyek film layar lebar terbaru bertema sejarah, Emmy.
Dalam film Emmy, Beby Tsabina dituntut memegang senjata dan mendalami suasana mencekam di medan perang.
"Sangat berat sih saya tersendiri ya... Pertama kalinya, soalan kalau di film ini pertama kali sebenarnya," tutur Beby Tsabina ditemui di Darmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat, 27 Maret 2026.
Meskipun sempat merasa deg-degan, bintang film Rentang Kisah tersebut tidak mau menyia-nyiakan kesempatan langka yang akhirnya datang menghampirinya.
"Iya iya, saya udah nunggu lumayan lama sih pengen main film gini," ungkapnya mengenai alasan utama menerima tawaran peran tersebut.
![Konferensi pers film Emmy yang dihadiri para bintangnya seperti Beby Tsabina hingga Vincent Verhaag di Darmawangsa, Jakarta Selatan pada Jumat, 27 Maret 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/29/58901-film-emmy.jpg)
Proses pengambilan gambar rencananya akan dilakukan di beberapa lokasi yang memiliki suasana tempo dulu yang kental.
Beby Tsabina menyebutkan, tim produksi akan bertolak ke dua kota di Jawa untuk menghidupkan suasana masa lalu dalam film tersebut.
"Syutingnya kita akan di Jogja dan Semarang. Pengennya sih di Makassar," ujar aktris kelahiran Aceh, 27 Oktober 2002 tersebut.
Tak hanya sekadar berakting di depan kamera, Beby juga memiliki keinginan personal untuk memberikan penghormatan langsung kepada sosok asli Emmy.
"Saya pengennya beneran kita dateng ke makamnya... Emmy langsung sih pengennya," kata Beby Tsabina.
Selain tantangan fisik, Beby juga dihadapkan pada kerumitan bahasa. Karena karakternya diceritakan pernah menempuh pendidikan di sekolah Belanda.
"Jadi mungkin lebih ke langgamnya ada, tapi ngomongnya sendiri gak sekentel temen-temen yang lain gitu," pungkas pemilik nama asli Cut Beby Tsabina ini.