- Sunan Kalijaga menegaskan bahwa penggunaan celana legging saat berlibur di salju Swiss adalah satu-satunya penyebab Taqy Malik marah besar hingga memicu perceraian.
- Penggunaan legging tersebut dilakukan Salmafina demi kenyamanan dan menjaga aurat saat berjalan di salju tebal, bukan untuk bergaya menyimpang dari syariat.
- Sunan membantah pernyataan istri Taqy Malik saat ini dan menantang siapa pun yang menyebut isu legging sebagai hoaks
Suara.com - Kisruh rumah tangga antara Salmafina Sunan dan Taqy Malik yang telah kandas sejak 2018, kembali menjadi sorotan publik setelah istri Taqy Malik saat ini, Sherel Thalib, menyinggung masalah lama yang berkaitan dengan momen Salmafina menggunakan celana legging saat masih bersama suaminya.
Sherel menulis di akun X miliknya yang bernada sindirian, bahwa isu Salmafina diceraikan Taqy Malik karena legging adalah hoaks.
Merespons hal tersebut, ayah Salmafina, Sunan Kalijaga, akhirnya buka suara dan membeberkan secara gamblang duduk perkara yang sebenarnya terjadi, mengklarifikasi bahwa isu legging memang menjadi pemicu utama perceraian putrinya.
Klarifikasi Atas Masalah Legging di Swiss
Sunan Kalijaga menjelaskan secara detail insiden yang terjadi saat Salmafina berlibur ke Eropa bersama keluarga.
"Saya tadinya enggak mau ngomong. Cuma karena ini harus diklarifikasi, ya. Saya sama keluarga saya, sama Salma, sama istri saya, sama adiknya Salma, Syahn. Pada saat itu sedang berlibur akhir tahun ke Eropa," kata Sunan Kalijaga.
Liburan itu mencakup perjalanan ke beberapa negara seperti Italia, Belanda, Prancis, dan Swiss. Saat berada di Swiss, kondisi alam dengan salju yang tebal menjadi faktor penting dalam insiden tersebut.
"Mungkin dia enggak tahu Swiss kayak apa, keadaan iklimnya atau keadaan saljunya setinggi apa," sindir Sunan kepada pihak yang menyangkal.
Salmafina, yang saat itu tetap konsisten mengenakan busana syar'i, merasa kesulitan dengan kondisi salju yang setinggi lutut orang dewasa.
"Salma bilang waktu itu, ‘Yah, aku ikut liburan tapi aku harus tetap mengenakan baju syar'i’. Saya bilang, ‘Enggak ada masalah’," tutur Sunan.
Untuk mengatasi kesulitan berjalan di salju tebal, Salmafina menambahkan legging di balik pakaian syar'inya.
"Di situlah dia baru mengganti, mengganti bukan mengganti bajunya, tetap dia berhijab dengan pakaian syar'i, tapi menambahkan mengenakan legging," jelasnya.
Penggunaan legging ini, menurut Sunan, adalah upaya untuk kenyamanan dan menutup aurat secara sempurna dalam kondisi ekstrem.
"Untuk apa? Supaya ketika dia melangkah, mengangkat, berjalan di atas salju Swiss, ini yang buat yang paham-paham nih, Swiss saljunya kayak apa kalau enggak paham, search di Google," ucap Sunan.
Dia bahkan berani menjamin bahwa jika tidak mengenakan legging dalam kondisi tersebut, akan menimbulkan masalah lain.
"Itu repot. Kalau mengenakan syar'i tanpa legging di dalamnya ya, itu bisa ke mana-mana nanti pahanya, betisnya. Main-main kita foto video, ya layaknya orang liburan lah, ya" tambahnya.
Salmafina Menangis dan Meminta Agar Masalah Ini Tidak Dibesarkan
Saat itu Taqy Malik yang sudah berstatus suami Salmafina memang tidak diikutsertakan dalam liburan tersebut, karena rencana pergi ke Eropa sudah dirampungkan sejak keduanya belum menikah.
Sunan Kalijaga melanjutkan ceritanya dengan kejadian setelah mereka pulang dari Eropa.
"Nah, tiba-tiba anak saya nangis di airport. Saya ingat banget itu, anak saya nangis," ungkap Sunan dengan raut wajah serius.
Saat ditanya alasannya, Salmafina mengaku dimarahi karena masalah legging tersebut.
"Katanya 'gara-gara aku foto dan video di Swiss, pakai legging'," kata Sunan menirukan ucapan Salmafina.
Dia merasa heran mengapa hal tersebut menjadi sebuah persoalan besar.
"Salahnya di mana, saya bilang?" ujarnya.
Sunan Kalijaga dengan tegas menyatakan bahwa masalah legging itulah satu-satunya penyebab utama keributan yang berujung pada perceraian. Dia bahkan berani bersumpah.
"Tidak ada persoalan yang lain kecuali masalah legging. Itu yang dipersoalkan," tegasnya.
"Kalau saya bohong, kuping saya berani taruhannya budek. Bahwa anak saya nangis mengadu karena itu persoalannya, karena celana legging jadi persoalan," tambah Sunan.
Meskipun masalah ini sudah mencuat, Sunan mengungkapkan bahwa Salmafina sendiri yang meminta agar persoalan tersebut tidak diumbar di ranah hukum atau konferensi pers saat itu.
"Kenapa di gugatan, istilahnya di persidangan tidak diungkap? Karena memang Salma minta sama saya, 'Yah, jangan ramai-ramai ya, ya. Aku tahulah Ayah tuh marah, enggak terima. Jangan ramai-ramai, aku mau cepat selesai, cepat semua putus'," beber Sunan.
Pesan Sunan Kalijaga: Jangan Senggol-senggol Lagi
Sebagai penutup, Sunan Kalijaga menyampaikan pesannya kepada pihak-pihak terkait agar tidak lagi mengungkit masalah ini.
Dia juga menegaskan kembali bahwa ia sebenarnya enggan menanggapi isu ini, namun merasa perlu untuk meluruskan fakta yang ada.
"Enggak usah inilah, enggak usah senggol-senggol nanti udah siap nih. Jadi, siapapun yang bilang itu tidak benar itu hoaks, saya katakan, saya klarifikasi bahwa itulah yang kenyataannya," ucapnya.
"Saya juga kan sebenarnya udah enggak mau lah, enggak mau menanggapi, tapi karena tadi ya saya harus ngomong. Itu yang sebenarnya. Karena tidak dimasukin ke pengadilan, penyebabnya karena memang ya saya sudah enggak kepengin ngebahas itu," tutup Sunan.
Dengan penjelasan ini, Sunan Kalijaga berharap tidak ada lagi spekulasi atau tuduhan hoaks terkait penyebab perceraian Salmafina dan Taqy Malik.