- Azizah Salsha membuka peluang mencabut laporan pencemaran nama baik terhadap dua YouTuber, Bigmo dan Resbob, di Jakarta.
- Penyelesaian kasus secara kekeluargaan dipilih Azizah karena adanya iktikad baik dan upaya komunikasi dari kedua tersangka tersebut.
- Laporan yang diajukan sejak Agustus 2025 ini diprediksi segera berakhir melalui jalur perdamaian atau upaya restorative justice.
Suara.com - Selebgram Azizah Salsha memberikan sinyal kuat akan mengakhiri perseteruan hukumnya dengan dua YouTuber, Muhammad Jannah alias Bigmo dan Adimas Firdaus alias Resbob.
Mantan istri pesepak bola Pratama Arhan ini mengisyaratkan adanya peluang untuk mencabut laporan polisi terkait dugaan kasus pencemaran nama baik.
Ditemui di kawasan Pondok Bambu, Jakarta Timur, Minggu, 5 April 2026, Azizah menyatakan bahwa dirinya senantiasa membuka pintu maaf bagi pihak-pihak yang menunjukkan niat baik untuk memperbaiki kesalahan.
"Aku selagi orangnya ada iktikad baik aku pasti memaafkan. Dan selama ini juga dia mencoba untuk reach out aku lewat beberapa teman yang ada mutual friend sama aku," kata perempuan yang akrab disapa Zize tersebut.
Melihat upaya komunikasi yang dilakukan oleh pihak Bigmo dan Resbob, Azizah menilai penyelesaian di luar jalur hukum menjadi opsi yang paling bijak saat ini.
![Bigmo dan Resbob ditemani ibu mereka, Putri serta kuasa hukum saat menghadiri mediasi kasus pencemaran nama baik bersama pihak Azizah Salsha di Bareskrim Mabes Polri pada Jumat, 19 September 2025 [Suara.com/Tiara Rosana].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/19/42889-bigmo-dan-resbob.jpg)
"Alangkah baiknya tadi aku bilang kita bisa nyelesaiin ini secara kekeluargaan dan memaafkan," tambahnya.
Sebelumnya, kasus ini bermula dari unggahan konten di TikTok dan YouTube milik Bigmo dan Resbob yang menuding Azizah melakukan perselingkuhan.
Merasa difitnah, Azizah melaporkan keduanya ke Bareskrim Polri pada Agustus 2025. Setelah proses penyelidikan yang panjang, status Bigmo dan Resbob telah naik menjadi tersangka pada Maret 2026.
Meski awalnya pelaporan ini bertujuan memberikan efek jera bagi para pelaku perundungan di media sosial, kini Azizah tampak lebih santai dalam menyikapi komentar miring netizen. Dia mengaku tidak lagi terbebani dengan opini publik yang menyerang pribadinya.
"Terus kalau aku nanggepinnya sih sekarang udah lebih ke 'ya udah' aja. Orang-orang mau ngomong apa 'ya udah' aja. Jadi kita kan living the life, kita living the life aja semuanya happy-happy aja. Jadi enggak ngurusin urusan lain lagi," tuturnya.
Azizah menegaskan fokus utamanya saat ini adalah melanjutkan hidup dan tidak ingin terjebak dalam persoalan masa lalu.
Saat ditanya mengenai rahasianya tetap tegar menghadapi berbagai isu,d ia menekankan pentingnya untuk terus melangkah.
"Kita harus hidup terus berjalan. Jadi kita harus menjalani hidupnya menuju ke depan. Dan... ya, move on," imbuhnya sebelum menyudahi sesi wawancara.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai waktu pasti pencabutan laporan.
Namun, dengan pernyataan terbaru ini, kasus yang melibatkan kakak beradik YouTuber tersebut diprediksi akan segera berakhir melalui jalur perdamaian atau restorative justice.