Suara.com - Aktor ternama Korea Selatan, Hyun Bin kembali menorehkan pencapaian baru dalam perjalanan kariernya.
Namun kali ini, prestasi tersebut tidak datang dari dunia akting yang telah membesarkan namanya.
Suami dari aktris papan atas Son Ye Jin ini baru-baru ini dinobatkan sebagai agen kontraintelijen kehormatan oleh National Intelligence Service (NIS), badan intelijen utama Korea Selatan.
Penunjukan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya kontraintelijen di tengah dinamika ancaman global yang terus berkembang.
Peran tersebut tidak hanya bersifat simbolis.
Hyun Bin juga akan terlibat dalam kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, termasuk mendukung promosi kebijakan keamanan nasional.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya ancaman kebocoran teknologi dan rahasia industri strategis ke pihak asing.
"Belakangan ini, kasus yang mengancam kelangsungan negara seperti kebocoran teknologi canggih dan rahasia industri pertahanan semakin sering terjadi," kata pejabat NIS dalam teterangan resmi.
"Kami berharap, dengan kehadiran Hyun Bin yang sangat dipercaya publik, kesadaran ini dapat meningkat," ujarnya menyambung.
Sering Berperan Jadi Agen
Diketahui pula, pemilihannya sebagai agen kehormatan ini dianggap sangat relevan, karena Hyun Bin memang beberapa kali memerankan karakter agen atau petugas intelijen dalam karier aktingnya.

Salah satu contohnya adalah film The Point Men, di mana ia berperan sebagai anggota NIS yang ditugaskan menyelamatkan warga Korea yang disandera.
Selain itu, ia juga baru-baru ini tampil sebagai petinggi badan intelijen dalam drama Made in Korea yang tayang di Disney Plus, menegaskan citranya sebagai sosok yang akrab dengan dunia intelijen.
Pengalaman memerankan peran-peran semacam ini diyakini membantu publik lebih mudah mengaitkan Hyun Bin dengan dunia kontraintelijen.
Dengan begitu, kehadirannya sebagai agen kehormatan bukan hanya simbolis, tetapi juga bisa memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan nasional dan perlindungan informasi strategis.