Kisah Pilu Bocah Yatim Usia 7 Tahun Ditinggal Ibu: Hidup Sendiri Jualan Daun Pisang

Yazir F

Senin, 25 Mei 2026 | 12:52 WIB
Kisah Pilu Bocah Yatim Usia 7 Tahun Ditinggal Ibu: Hidup Sendiri Jualan Daun Pisang
Bocah yatim usia 7 tahun bertahan hidup sendiri dengan berjualan daun pisang [Hasil bidik layar dan generate ChatGPT]
baca 10 detik
  • Nabila Aisya Bella, bocah yatim berusia 7 tahun, terpaksa tinggal sendiri di rumah bambu yang lapuk setelah ayahnya meninggal dan ibunya pergi tanpa kabar.
  • Demi bertahan hidup dan makan, setiap hari Bella berjalan kaki sejauh 5 km untuk berjualan daun pisang dengan upah sekitar Rp5 ribu.
  • Kisah ketegaran Bella yang viral memicu simpati mendalam dari warganet, hingga banyak yang berniat memberikan donasi, mengadopsi, serta mendesak pemerintah setempat untuk turun tangan.

Suara.com - Kisah memilukan datang dari seorang bocah perempuan berusia tujuh tahun bernama Nabila Aisya Bella.

Di saat anak-anak seusianya menghabiskan waktu untuk bermain selepas sekolah, Bella justru harus berjalan kaki sejauh lima kilometer setiap harinya untuk berjualan daun pisang demi bertahan hidup sendirian.

Kisah hidup Bella yang memprihatinkan ini viral setelah diunggah oleh akun Instagram @lambegosiip pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Bella diketahui telah menjadi yatim sejak tujuh bulan lalu setelah ayahnya meninggal dunia, sementara ibunya pergi meninggalkannya tanpa kabar hingga kini.

Setiap hari, bocah yang kini duduk di bangku kelas 2 SD tersebut tinggal seorang diri di rumah bambu peninggalan orang tuanya yang mulai lapuk dan berlubang.

Untuk memenuhi kebutuhan makan, Bella mengandalkan hasil penjualan daun pisang yang dia cari sendiri.

"Setiap hari, Bella hanya membawa satu sampai lima ikat daun pisang. Dari itu, ia mendapat upah sekitar Rp5 ribu. Bahkan jika dagangannya tak laku, ia tetap pulang dengan tubuh lelah, dan seringkali hanya makan sekali sehari, itu pun dengan garam. Sekolah tetap ia jalani," demikian kutipan dari keterangan unggahan tersebut.

Bella menjalani kesehariannya tanpa fasilitas yang memadai. Dia pergi ke sekolah tanpa tas, tanpa sepatu, dan hanya mengenakan sandal serta menggunakan satu buku tulis pemberian orang lain yang sudah usang.

Meski berada dalam keterbatasan, Bella tetap menunjukkan semangat belajar yang tinggi agar tidak tertinggal dari teman-teman sebayanya.

baca juga

Hanya saja, di dalam video tak ada narasi mengenai lokasi Bella.

Unggahan mengenai ketegaran Bella langsung mengundang simpati mendalam dari ribuan warganet.

Ilustrasi anak yatim piatu (lisa runnels/Pixabay)
Ilustrasi anak yatim (lisa runnels/Pixabay)

Banyak pihak yang tersentuh dan menyatakan keinginannya untuk memberikan bantuan, baik berupa donasi maupun keinginan untuk mengadopsi bocah tersebut agar mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang lebih layak.

"Kak aku mau mengadopsinya," tulis netizen akun @rit*** di kolom komentar.

Warganet lain juga mendesak agar aparat pemerintah daerah segera turun tangan membantu Bella.

"Tolong RT RW RK bergerak, para tetangga bergerak. Enggak harus jadi pejabat, penguasa, untuk menolong sesama," ujar akun @nay***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri

Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:35 WIB

Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:15 WIB

Dimyati Natakusumah dari Partai Apa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

Dimyati Natakusumah dari Partai Apa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:35 WIB

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Profil Risya Azzahra Natakusumah, Anak Wakil Gubernur Banten yang Viral di X

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:17 WIB

Dimyati Natakusumah Keturunan Siapa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

Dimyati Natakusumah Keturunan Siapa? Dinasti Politik Keluarganya Viral di X

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:36 WIB

Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral

Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:11 WIB

Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?

Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 13:06 WIB

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 19:44 WIB

Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan

Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan

DPR | Senin, 27 Juli 2026 | 10:33 WIB

Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia

Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia

News | Senin, 27 Juli 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang

Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan

Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Mata Uang Iran Ambruk, Tembus 2 Juta Rial per Dolar AS

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:33 WIB

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

Bukan Cuma Penonton, Gus Yahya Ingin NU Jadi 'Active Player' di Isu Strategis Global

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Empat Hari, ISPA Capai 453 Kasus di Tengah Kabut Asap Riau

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×