Banyak yang mengira musisi atau band besar meraih kesuksesan secara instan melalui lagu-lagu ciptaan mereka sendiri.
Namun, jika kita menilik sejarah musik, realitasnya justru menunjukkan hal yang berbeda.
Banyak ikon legendaris yang dikenal hari ini mengawali langkah pertama mereka dengan melakukan cover terhadap karya milik orang lain.
Berikut daftar musisi dunia awali karier lewat cover lagu milik orang lain.

Di masa awal terbentuknya, The Rolling Stones tidak langsung muncul dengan amunisi lagu orisinal.
Band asal Inggris ini justru dikenal sebagai kelompok yang sangat terobsesi dengan musik R&B Amerika, terutama karya-karya dari Muddy Waters.
Menariknya, nama band mereka sendiri diambil dari salah satu lagu milik Waters.
Titik balik karier mereka terjadi ketika sang manajer mulai mendorong Mick Jagger dan Keith Richards untuk beralih dari sekadar band cover menjadi penulis lagu.
Meskipun awalnya mereka merasa ragu dan asing dengan proses kreatif tersebut, lahirlah lagu-lagu seperti As Tears Go By yang menjadi gerbang pembuka kesuksesan mereka.
Dari panggung-panggung kecil yang membawakan lagu blues, mereka bertransformasi menjadi salah satu unit rock paling berpengaruh di muka bumi.
2. Rush

Sebelum dikenal sebagai pionir progressive rock dengan komposisi yang kompleks, Rush menghabiskan waktu di panggung dengan membawakan lagu-lagu milik band Cream.
Pengaruh dari band asuhan Eric Clapton tersebut sangat membekas pada teknik permainan Geddy Lee, sang basis.
Dengan mempelajari struktur lagu orang lain, Rush mampu mengeksplorasi batas-batas kemampuan musikalitas mereka.
Hingga akhirnya menemukan formula unik yang menggabungkan berbagai elemen musik ke dalam gaya yang baru dan otentik.
3. Paramore

Band yang digawangi oleh Hayley Williams ini juga memiliki sejarah unik di masa awal pembentukannya.
Paramore membawakan lagu-lagu populer milik musisi legendaris seperti Stevie Wonder hingga Chaka Khan.
4. Haim

Perjalanan Haim di dunia musik dimulai dari rumah saat orang tua mereka memainkan lagu-lagu klasik dari The Beatles seperti "Get Back" serta karya Van Morrison.
Dasar-dasar musik klasik yang mereka pelajari di masa kecil inilah yang kemudian dipoles menjadi gaya musik modern yang segar dan sangat digemari saat ini.
5. Panic! at the Disco

Sebagaimana banyak band remaja lainnya, Panic! at the Disco mengawali langkah mereka dengan memainkan lagu-lagu favorit dari band pop-punk ikonik, Blink-182.
Sesi jamming yang enerjik tersebut membantu mereka mengembangkan gaya teatrikal dan emosional yang nantinya menjadi ciri khas band ini.
Kisah para musisi di atas menjadi bukti nyata bahwa meniru bukanlah sebuah kelemahan.
Sebaliknya, membawakan lagu cover menjadi semacam latihan arah musik dan jati diri mereka.
Kontributor : Safitri Yulikhah