- Penggunaan koordinator intimasi, Putri Ayudya, memastikan adegan dilakukan secara profesional, aman, dan menghormati batasan pribadi pemain.
- Persiapan matang melalui koreografi membuat syuting adegan intim lebih efisien, sering kali hanya membutuhkan satu kali pengambilan gambar.
- Selain intrik uang 10 juta dolar, serial ini mengangkat isu pemberdayaan perempuan dalam menghadapi pernikahan toksik dan kontrol atas hidup sendiri.
Suara.com - Para pemeran utama serial WeTV Love & 10 Million Dollars, Davina Karamoy dan Giorgino Abraham, membeberkan proses di balik layar dalam melakoni adegan intim yang banyak menjadi sorotan.
Keduanya kompak menyoroti peran krusial koordinator intimasi atau intimacy coordinator, Putri Ayudya, yang memastikan setiap adegan berjalan aman, nyaman, dan profesional.
Menjawab pertanyaan media mengenai proses pembuatan adegan intim yang dinilai manis dan tidak vulgar, Davina Karamoy menjelaskan bahwa kuncinya ada pada persiapan matang.
"Memang kita untuk workshop-nya itu beberapa kali ya sebagai cast sama Mbak Putri sebagai intimasi koordinatornya dan dibuat se-safe mungkin, senyaman mungkin," kata Davina Karamoy dalam konferensi pers yang digelar di kawasan MH. Thamrin, Jakarta Pusat pada Senin, 13 April 2026.
Dia menambahkan, karena persiapan yang matang melalui workshop dan koreografi, proses syuting menjadi sangat efisien.
"Jadi pada saat di set, paling kita sekali take aja ya, enggak begitu banyak. Memang sudah diberitahu di mana nih batasannya Davina, jadi hasilnya tetap sesuai skrip, tapi dengan menghargai juga batasan dari para pemain," ujarnya.
Giorgino Abraham menyetujui pernyataan lawan mainnya itu. Dia menekankan pentingnya peran koordinator intimasi untuk menghormati batasan personal setiap aktor.
"Setiap pemain pasti punya batasannya masing-masing. Bagian apa yang kita tidak ingin tersentuh dan lain sebagainya, itu semua sudah di-plan dari awal," kata Giorgino.
"Semuanya itu benar-benar dipikirin sedetail mungkin bahwa harus semanis mungkin, agar penonton juga bisa merasakan feel-nya, oh this is true love, oh this is lust, semuanya berbeda-beda," imbuhnya.
Serial kolaborasi WeTV dengan Hitmaker Studios ini diproduksi untuk menghibur dengan cerita yang banyak terjadi di kota-kota besar.

Premisnya sederhana, tentang goyahnya manusia terhadap tawaran nominal uang yang besar.
"Apakah kita akan bilang 'yes' atau 'no' jika pasangan kita ditawarkan kepada orang lain seharga 10 juta dolar?" kata Rocky Soraya, produser Hitmaker Studios.
Sementara itu, Executive Producer WeTV, Febriamy Hutapea, menambahkan bahwa cerita ini juga mengangkat isu pemberdayaan perempuan yang terjebak dalam pernikahan toksik.
Series ini menggambarkan seorang perempuan yang terjebak dalam pernikahan yang toksik, diperankan oleh Davina sebagai Elina.
Elina berusaha untuk keluar dari pernikahan yang toksik, mengumpulkan keberaniannya, mengambil keputusan besar untuk mengambil kendali atas hidupnya.