- Clara Shinta memilih bercerai bukan karena masalah ekonomi, melainkan karena sakit hati memergoki suami melakukan tindakan asusila (VCS).
- Clara menyesalkan sikap suami yang justru berkhianat di saat kondisi finansial keluarga sedang sulit dan ia sedang berusaha menerima keadaan.
- Meski suami sempat bertanggung jawab, pemberian nafkah terhenti selama satu bulan terakhir seiring dengan mencuatnya konflik rumah tangga tersebut.
Suara.com - Selebgram Clara Shinta memilih untuk tak mempertahankan rumah tangganya bersama Alexander Assad setelah memergoki sang suami melakukan video call sex (VCS) dengan perempuan lain.
Di tengah proses perceraian yang tengah bergulir, Clara mengakui bahwa suaminya sudah tak memberikan nafkah selama satu bulan terakhir.
Hal ini juga sempat dia sampaikan saat melabrak Assad, sesaat setelah dia menemukan bukti dugaan VCS.
Namun begitu, Clara menegaskan, masalah ekonomi bukanlah alasan utama ia memutuskan untuk berpisah. Ia mengaku sanggup menerima keadaan sang suami, bahkan dalam kondisi kesulitan finansial sekalipun.
Akan tetapi, yang membuat hati Clara hancur adalah kenyataan bahwa suaminya justru melakukan tindakan cabul di saat ekonomi mereka sedang terguncang.
"Suami saya semenjak pernikahan memberikan saya nafkah. Cuma memang pada saat itu, dia lagi mengalami kesulitan ekonomi. Satu bulan terakhir itu dia tidak memberikan nafkah," kata Clara Shinta dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa, 14 April 2026.
Menurut Clara, dirinya selama ini selalu berusaha untuk tak banyak menuntut. Namun, saat memergoki suaminya melakukan VCS dengan perempuan lain benar-benar melukai harga dirinya sebagai seorang istri.
"Yang saya sesali kenapa saya sampai bicara sedemikian pedasnya, karena saya sakit hati. Maksudnya gini loh, kenapa pada saat kesulitan ekonomi, saya tidak meminta apa-apa sebagai istri, saya menerima suami saya dalam keadaan apapun, kenapa ada tindakan asusila itu?" ungkap Clara sambil menahan tangis.
Clara mengklaim bahwa sebelum masalah ini mencuat, suaminya sebenarnya adalah sosok yang bertanggung jawab.
Dia mengakui bahwa suaminya memang sempat mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga secara penuh, namun hal itu tidak pernah dianggap sebagai masalah besar oleh Clara.
"Beliau bertanggung jawab meskipun memang dalam keadaan beliau juga tidak full bisa support karena memang ada kendala, tapi itu enggak menjadi masalah buat saya. Keuangan tuh enggak pernah menjadi masalah buat saya," tegasnya.
![Clara Shinta dan suami, Muhammad Alexander Assad. [Instagram]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/31/95264-clara-shinta-dan-muhammad-alexander-assad.jpg)
Baginya, keutuhan keluarga dan kasih sayang sang suami jauh lebih berharga daripada nominal materi. Namun, pengkhianatan yang dilakukan suaminya justru menjadi titik balik yang memutus rasa kepercayaannya.
"Yang penting, keluarga saya utuh. Saya butuh dia pada saat itu ya. Pada saat susah kenapa berbuat seperti itu loh," kata Clara.
Kini, Clara memilih untuk fokus menata hidupnya kembali. Meski proses perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan akan berjalan panjang, dia berusaha untuk tetap tegar demi masa depan anak-anaknya.