- Seorang tukang ojek lansia di Baturaja diduga mencabuli siswi SMP dengan cara membawanya ke rumah dan melontarkan ajakan asusila.
- Aksi pelaku terbongkar setelah korban mengadu kepada ibunya dan membawa bukti rekaman suara berisi ajakan tidak senonoh.
- Ibu korban bersama warga langsung menggeruduk rumah pelaku, meskipun sempat mengelak dan bersumpah, pelaku tak berkutik menghadapi kemarahan warga.
Suara.com - Seorang kakek yang juga tukang ojek di Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menjadi bulan-bulanan warga setelah diduga mencoba melecehkan seorang siswi SMP yang menjadi penumpangnya.
Modus pelaku adalah dengan mengajak korban mampir ke rumahnya lalu melontarkan kalimat tak senonoh.
Insiden ini terungkap setelah ibu korban mengetahui anaknya pulang dalam keadaan menangis dan menceritakan kejadian yang baru saja dialaminya, pada Selasa, 14 April 2026.
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @infonesiaku.id, peristiwa bermula saat sang kakek menawarkan jasa ojek untuk mengantar korban pulang sekolah.
Namun, di tengah perjalanan, pelaku justru membawa korban ke kediamannya. Di sanalah terduga pelaku melancarkan niat buruknya.
Dalam sebuah rekaman yang diduga direkam oleh korban sendiri, terdengar jelas ajakan kakek ojek tersebut.
"Kalau ikhlas sama ikhlas, ayo kita peluk cium sayang," kata si kakek dalam rekaman tersebut.
Beruntung, korban berhasil pulang dan langsung mengadukan peristiwa tersebut kepada ibunya.
Tak terima anaknya menjadi korban, sang ibu bersama sejumlah warga langsung mendatangi dan melabrak terduga pelaku di rumahnya.
"Anak SMP lho. 'Uwak itu ngecek-ngecek paha aku, nak meluk cium aku! Dia masuk ke rumah'!" teriak sang ibu dengan nada tinggi saat menginterogasi pelaku, menirukan pengakuan anaknya.
Dalam video konfrontasi, pelaku yang sudah terpojok hanya bisa pasrah sambil mencoba berkelit. Dia sempat bersumpah tidak melakukan perbuatan tersebut.
"Demi Allah, kalau aku...," ucapnya terbata-bata sebelum dipotong oleh kemarahan warga.
Meski pelaku terus mengelak, pihak keluarga korban tidak percaya begitu saja.
"Anakku jujur! Awak lah tuo (sudah tua), kamu ini nak mati lah, bukannya ingat ibadah!" ucap sang ibu membentak.
Menurut keterangan dalam unggahan, sang ibu merasa curiga karena anaknya pulang dalam kondisi syok dan ketakutan.