Jauh dari Riau ke Copenhagen: Kisah Rully Irawan Menemukan Makna 'Rumah' Lewat Musik

Ferry Noviandi

Sabtu, 18 April 2026 | 13:55 WIB
Jauh dari Riau ke Copenhagen: Kisah Rully Irawan Menemukan Makna 'Rumah' Lewat Musik
Rully Irawan merilis lagu "Markisa" sebuah lagu tentang mendalami makna tentang rumah. [Instagram]
baca 10 detik
  • Seniman Rully Irawan merilis proyek musik bertajuk "Markisa" di Copenhagen sebagai bentuk komunikasi kasih sayang kepada putrinya.
  • Setelah menetap di Denmark selama lima tahun, Rully kembali bermusik untuk mengekspresikan identitasnya melalui nama panggung RAUN.
  • Lirik berbahasa Indonesia dalam karya ini menjadi jembatan budaya agar sang putri tetap terhubung dengan latar belakangnya.

Suara.com - Jarak ribuan kilometer antara Riau dan Copenhagen bukan sekadar angka bagi Rully Irawan.

Bagi seniman visual sekaligus musisi ini, jarak tersebut adalah sebuah perjalanan panjang mencari makna "pulang".

Setelah lima tahun menepi dari dunia musik, Rully kini kembali dengan sebuah karya personal yang hangat bertajuk "Markisa", sebuah proyek musik di bawah nama RAUN.

"Markisa" bukan sekadar lagu. Ia adalah sebuah catatan harian, sebuah surat cinta, dan jembatan komunikasi antara seorang bapak dengan putrinya di negeri orang.

Kehidupan Rully berubah drastis saat pandemi COVID-19 melanda. Terjebak di Belanda sebelum akhirnya menetap di Denmark, ia mengalami transisi hidup yang besar.

Rully Irawan merilis lagu "Markisa". Dalam lagu tersebut Rully ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia untuk menemukan bagian dari diri sendiri. [Instagram]
Rully Irawan merilis lagu "Markisa". Dalam lagu tersebut Rully ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia untuk menemukan bagian dari diri sendiri. [Instagram]

Dari seorang seniman yang bebas berekspresi, Rully bertransformasi menjadi seorang stay-at-home dad (ayah rumah tangga) di Copenhagen.

Tanpa sistem pendukung dari keluarga besar, hari-harinya diisi dengan mengurus rumah tangga, mempelajari bahasa Denmark, dan beradaptasi dengan budaya baru.

Rutinitas ini sempat membuatnya "asing" dengan alat musik. Selama hampir lima tahun, gitarnya hanya tersimpan di sudut ruangan, membisu di tengah kesibukan domestik.

Namun, melodi itu tidak pernah benar-benar pergi. Ia hanya menunggu waktu yang tepat untuk kembali mengetuk pintu kesadaran Rully.

baca juga

Titik balik kreativitas Rully muncul dari momen sederhana di ruang tamu. Saat ia kembali mencoba memetik gitar, putrinya, Flora, awalnya merasa terganggu oleh suara bising instrumen tersebut.

Namun, perlahan tapi pasti, petikan senar itu justru menjadi magnet. Musik menjadi bahasa baru yang menghubungkan mereka berdua.

Rully Irawan merilis lagu "Markisa" sebuah lagu tentang mendalami makna tentang rumah. [Instagram]
Rully Irawan merilis lagu "Markisa" sebuah lagu tentang mendalami makna tentang rumah. [Instagram]

"Lagu ini menjadi medium untuk menyampaikan perasaan yang belum sepenuhnya bisa diungkapkan secara verbal kepada anak," ujar Rully.

Salah satu lirik yang paling menyentuh berbunyi: "Saat nanti kau bisa berbahasa". Sebuah refleksi mendalam tentang harapan seorang ayah agar kelak sang anak memahami kasih sayang dan perjuangan orang tuanya.

Dalam karya ini, Rully memperkenalkan konsep RAUN. Di Copenhagen, ia menemukan nama itu sebagai nama seseorang.

Namun, bagi Rully yang berasal dari Riau, "Raun" memiliki arti yang sangat akrab: berjalan-jalan atau berkeliling (to go around).

RAUN menjadi simbol perjalanan emosional Rully dalam mencari identitas di tanah rantau. Pendekatan musiknya pun dibuat sangat jujur dan minimalis.

Tanpa pretensi ingin terdengar seperti musisi besar lainnya, ia hanya bermain gitar dan bass, menyuarakan apa yang ada di hatinya.

Judul "Markisa" sendiri diambil dari hal kecil yang sangat dekat dengan kesehariannya: buah kesukaan Flora.

Melalui metafora buah markisa, Rully berpesan tentang pentingnya berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia untuk menemukan bagian dari diri sendiri.

"Terkadang jangan lupa menepi, lihatlah itu rumahmu juga. Tempat berpuas makan markisa, tempat temukan bagian dari diri sendiri," tulisnya dalam lirik tersebut.

Meski menetap di Denmark, Rully memilih tetap menggunakan bahasa Indonesia dalam liriknya.

Ini adalah upaya sadar untuk menjaga koneksi budaya. Ia ingin Flora, meski tumbuh besar di Eropa, tetap memiliki ikatan emosional dengan "bahasa bapaknya".

Berbeda dengan karya-karyanya di masa lockdown 2020 yang cenderung getir, "Markisa" lahir dari fase hidup yang lebih tenang dan penuh penerimaan.

Rully tidak lagi mengeluh tentang sulitnya adaptasi, melainkan merayakan kedamaian yang ia temukan dalam kesederhanaan peran sebagai seorang ayah.

Melalui "Markisa", Rully Irawan dan RAUN mengajak kita semua untuk ikut "raun", berkeliling sejenak, menepi, dan akhirnya menemukan bahwa "rumah" bukan sekadar bangunan, melainkan tempat di mana cinta dan diri sendiri saling bertemu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Poliponi Bali 2026 Umumkan Line Up, Sheila On 7 Jadi Daya Tarik Utama

Poliponi Bali 2026 Umumkan Line Up, Sheila On 7 Jadi Daya Tarik Utama

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 10:32 WIB

Jingga Vanessa, Juara Kontes Ambyar yang Kembali Menggetarkan Hati Lewat 'Kembang Sore'

Jingga Vanessa, Juara Kontes Ambyar yang Kembali Menggetarkan Hati Lewat 'Kembang Sore'

Entertainment | Rabu, 15 April 2026 | 14:38 WIB

Fantastis! Justin Bieber Dibayar Rp170 Miliar Jadi Headliner Coachella 2026

Fantastis! Justin Bieber Dibayar Rp170 Miliar Jadi Headliner Coachella 2026

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 14:05 WIB

Link Nonton Gratis Justin Bieber di Coachella 2026 Hari Ini, Jangan Sampai Ketinggalan!

Link Nonton Gratis Justin Bieber di Coachella 2026 Hari Ini, Jangan Sampai Ketinggalan!

Entertainment | Minggu, 12 April 2026 | 12:23 WIB

Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta

Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta

Entertainment | Sabtu, 11 April 2026 | 11:25 WIB

Gigs Skena Bawah Tanah Tangerang Batal Akibat Venue Longsor, 2 Mobil Terjun Bebas

Gigs Skena Bawah Tanah Tangerang Batal Akibat Venue Longsor, 2 Mobil Terjun Bebas

Entertainment | Selasa, 07 April 2026 | 14:49 WIB

Terkini

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Sisi Gelap Solo Traveling yang Gak Ada di Algoritma Instagram, Perempuan Wajib Tahu!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:17 WIB

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

Hujan Mulai Turun, Ahmad Luthfi Optimis Target Produksi Padi Jateng 2026 Tercapai

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Menguak Andil Manusia, Benarkah Kepunahan Keenam akan Segera Tiba?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:09 WIB

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

×