Ada Ancaman Pembunuhan dan Intimidasi Jenderal di Balik Kasus Asusila Syekh Ahmad Al Misry

Ferry Noviandi, Tiara Rosana

Rabu, 22 April 2026 | 17:53 WIB
Ada Ancaman Pembunuhan dan Intimidasi Jenderal di Balik Kasus Asusila Syekh Ahmad Al Misry
Syekh Ahmad Al Misry menggunakan kedok cek fisik dan catut nama Nabi untuk melecehkan para santri. [Instagram]
baca 10 detik
  • Habib Mahdi Alatas mengungkap kasus pelecehan seksual oleh Syekh Ahmad Al Misry terhadap belasan santri di Purbalingga.
  • Pelaku menggunakan modus beasiswa pendidikan dan dalil agama sesat untuk melakukan tindakan asusila kepada para korbannya.
  • Tersangka melarikan diri ke Mesir, sehingga pelapor mendesak Polri menerbitkan red notice melalui Interpol untuk menangkap pelaku.

Suara.com - Kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis yang menyeret nama pendakwah Syekh Ahmad Al Misry alias SAM akhirnya terang benderang. 

Pelapor utama kasus ini, Habib Mahdi Alatas, blak-blakan membongkar modus operandi terlapor dalam sebuah konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu, 22 April 2026.

Tidak hanya soal asusila, kasus ini merembet pada dugaan penistaan agama, ancaman pembunuhan, campur tangan petinggi aparat, hingga kaburnya pelaku ke luar negeri.

Mahdi mengungkapkan, lelaki yang telah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 2018 itu melancarkan aksinya dengan kedok agama. Korbannya adalah belasan santri laki-laki di bawah umur. 

Modus utamanya adalah mengiming-imingi korban beasiswa hafiz Alquran ke Mesir. Syaratnya, korban harus mau menjalani "cek fisik".

Habib Mahdi Alatas menggelar konferensi pers terkati laporannya terhadap Syekh Ahmad Al Misry di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu, 22 April 2026. [Tiara Rosana/Suara.com]
Habib Mahdi Alatas (tengah berbaju putih) menggelar konferensi pers terkati laporannya terhadap Syekh Ahmad Al Misry di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu, 22 April 2026. [Tiara Rosana/Suara.com]

"Dibilang 'yakin kamu mau? Ya udah saya cek fisik'. Buka baju, lihat ada tatonya enggak, ada cacat enggak," kata Habib Mahdi merujuk salah satu kejadian di Purbalingga.

"Akhirnya disuruh buka celana, tadinya enggak mau. Termasuk mohon maaf, alat kelaminnya tuh dipegang," ujar Habib Mahdi menyambung.

Lebih parahnya, penceramah tersebut menggunakan dalil agama yang menyesatkan untuk menjustifikasi aksi homoseksualnya. 

Hal ini terekam dalam sebuah video berdurasi sembilan detik yang kini dipegang pelapor sebagai barang bukti. Dalam video itu, korban sempat mempertanyakan tindakan sang ustaz.

baca juga

"Si Syekh itu mengatakan 'enggak apa-apa kok, Nabi Muhammad dengan Sayyidina Ali pun melakukan hal yang seperti ini'," ucap Habib Mahdi dengan nada geram.

Tak berhenti di situ, pelaku yang diklaim pelapor sebagai pecandu pornografi ini juga memaksa korbannya menonton video dewasa dengan mencatut nama tokoh suci Islam.

"Disuruh nonton video porno, dibilang 'enggak apa-apa kok, kalau Imam Syafi'i dan Imam Maliki serta imam mazhab yang lain masih hidup, dia juga akan nonton!'"  imbuhnya.

Keberanian Habib Mahdi membongkar kasus ini diakui tidak lepas dari rentetan teror yang diterimanya dan para saksi.

Pihak terlapor beserta asisten-asistennya secara terang-terangan mengintimidasi siapa saja yang berani bersuara.

Salah satu ulama yang ikut mendampingi kasus ini, almarhum Kang Rasyid, bahkan sempat mendapat ancaman pembunuhan dari pelaku tak lama sebelum dia meninggal dunia. 

Sementara itu, Habib Mahdi sendiri mengaku diintervensi oleh oknum aparat berpangkat tinggi agar menghentikan langkah hukumnya.

"Ke saya aja tuh ada Jenderal intimidasi saya. Ada yang eks purnawirawan, ada yang masih menjabat. Saya bilang 'Bang kita ketemu aja Bang. Ini lho buktinya, ini lho faktanya. Abang mau belain dia silakan, tapi Abang enggak usah ikut campur'," tutur pengasuh pondok pesantren tersebut.

Di tengah proses penyidikan, tersangka dikabarkan telah melarikan diri ke Mesir dengan alasan orang tuanya sakit. 

Pelaku sempat berjanji kepada tim pengacaranya akan kembali ke Indonesia pada pertengahan Mei mendatang. 

Namun, Habib Mahdi tak ingin mengambil risiko dan memilih mempercepat langkah hukum tingkat internasional.

Dia langsung mendesak Bareskrim Polri dan Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) untuk memburu pelaku secara resmi.

"Saya minta kepada Irjen Krishna Murti untuk senantiasa benar-benar menjadi atensi khusus. Kalau (tunggu) 14 Mei, saya yang capek. Mendingan silakan aja, entar paling red notice," katanya memastikan permintaan status buron Interpol segera diproses.

Di akhir keterangannya, Habib Mahdi menegaskan bahwa pelaporan ini murni tanggung jawab moral, bukan karena sentimen pribadi atau persaingan antar pendakwah. 

"Saya enggak kenal korbannya, tapi tanggung jawab moral saya sebagai manusia terhadap anak-anak bangsa, saya harus belain. Ini benar-benar masalah asusila," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oki Setiana Dewi Tahu Syekh Ahmad Al Misry Cuma 'Taubat Sambal', Berbekal Wawancara Korban

Oki Setiana Dewi Tahu Syekh Ahmad Al Misry Cuma 'Taubat Sambal', Berbekal Wawancara Korban

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 15:29 WIB

Ustaz Solmed Desak Syekh Al Misry Balik ke Indonesia: Gara-gara Inisial SAM Saya Difitnah!

Ustaz Solmed Desak Syekh Al Misry Balik ke Indonesia: Gara-gara Inisial SAM Saya Difitnah!

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 08:00 WIB

Ustaz Solmed Yakin Akun yang Tuding Dirinya SAM Pelaku Pelecehan Dapat Keuntungan

Ustaz Solmed Yakin Akun yang Tuding Dirinya SAM Pelaku Pelecehan Dapat Keuntungan

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 13:05 WIB

Dituding Sebagai SAM Pelaku Pelecehan Sejenis, Ustaz Solmed Laporkan Penyebar Fitnah

Dituding Sebagai SAM Pelaku Pelecehan Sejenis, Ustaz Solmed Laporkan Penyebar Fitnah

Entertainment | Jum'at, 17 April 2026 | 10:47 WIB

Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya

Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 17:37 WIB

Korban Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Diancam Fisik hingga Disogok Uang

Korban Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Diancam Fisik hingga Disogok Uang

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 16:11 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×