- Rien Wartania melaporkan asisten rumah tangganya, Hera, ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Mei 2026.
- Hera diduga merekam serta menyebarluaskan foto dan video privasi keluarga Erin di media sosial tanpa izin.
- Tindakan tersebut memicu kekhawatiran Erin mengenai potensi ancaman kriminal terhadap keselamatan anak dan keluarganya di rumah.
Suara.com - Rien Wartania alias Erin Taulany melaporkan asisten rumah tangganya, Hera ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat, 8 Mei 2026. Laporan tersebut terkait dengan dugaan pelanggaran privasi.
Pengacara Erin Taulany, Sunan Kalijaga membeberkan masalah yang membuat kliennya memperkarakan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Selatan.
"Orang yang kami laporkan itu memfoto, mengambil gambar, lalu juga memvideokan tanpa izin, ya," kata Sunan Kalijaga usai membuat laporan.
Tidak sekadar merekam kehidupan pribadi secara diam-diam, hasil dokumentasi ilegal tersebut rupanya dengan sengaja disebarluaskan ke jagat maya.
"Dan meng-upload hasil foto-foto dan video tersebut di sosial media yang kami duga milik dia pribadi, di Facebook, ya," ujar Sunan.
![Hera (jilbab biru, paling kanan) ART yang diduga dianiaya Erin Taulany atau Rien Wartia Trigina usai memberikan keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (4/5/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/04/30081-hera-eks-art-erin-taulany.jpg)
Adapun data pribadi yang diumbar ke publik secara sepihak mencakup potret kediaman mewah, kendaraan, hingga wajah anak-anak Erin.
Erin mengaku khawatir dengan keselamatan anak dan keluarganya.
"Klien kami khawatir akan keselamatan dan dari adanya kemungkinan upaya-upaya tindakan kriminal terhadap klien kami," ucap Sunan Kalijaga.
Tak sekadar membuat laporan, Erin Taulany yang kini berganti nama menjadi Erin Anthony juga sudah membawa sejumlah bukti.
Salah satunya unggahan ART di media sosial mengenai konten dari rumah Erin.
"Alat bukti kami yang sudah kami serahkan tadi adalah (foto) sosial media orang tersebut," imbuh Sunan Kalijaga.
Sebelumnya, Erin Taulany dilaporkan Hera atas dugaan penganiayaan. Laporan tersebut juga teregister di Polres Metro Jakarta Selatan.
Namun Erin Taulany membantah tudingan tersebut. Dia malah berbalik mengungkap kalau Hera telah melakukan tindakan tak pantas, di mana sang ART kerap mengambil foto sudut rumahnya dan diunggah ke media sosial tanpa izin.
Erin juga membantah menahan KTP, ponsel, dan belum membayar gaji Hera. Menurut Erin hal itu karena Hera sendiri yang kabur dari rumahnya.