Drama Musikal MAR Kembali Menggema, Kisah Bandung Lautan Api Bikin Penonton Haru

Dinda Rachmawati

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB
Drama Musikal MAR Kembali Menggema, Kisah Bandung Lautan Api Bikin Penonton Haru
Drama Musikal MAR Kembali Menggema, Kisah Bandung Lautan Api Bikin Penonton Haru (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Drama Musikal MAR sukses dipentaskan di Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada Kamis malam, 14 Mei 2026.
  • Pertunjukan ini mengisahkan sisi humanis perjuangan Bandung Lautan Api melalui pendekatan emosional karakter Mar dan Aryati.
  • Produksi megah ArtSwara ini mendapat respons positif dari penonton serta para veteran karena menampilkan sejarah secara artistik.

Suara.com - Di tengah gemuruh ledakan, denting orkestra, dan cahaya panggung yang berganti cepat, suasana Teater Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis malam (14/5/2026), terasa seperti sedang dibawa mundur ke Bandung tahun 1946. 

Namun Drama Musikal MAR tidak sekadar menghidupkan kembali peristiwa Bandung Lautan Api. Pertunjukan ini justru terasa paling kuat ketika membicarakan manusia-manusia di balik sejarah: tentang cinta, kehilangan, dan keberanian yang lahir di tengah perang.

Pergelaran ulang produksi ArtSwara ini mendapat sambutan hangat sejak malam gladi resik. Ratusan penonton memenuhi teater, termasuk puluhan veteran dari Legiun Veteran Republik Indonesia yang hadir menyaksikan langsung kisah perjuangan yang dipentaskan di atas panggung.

Tepuk tangan panjang beberapa kali terdengar menutup adegan demi adegan, terutama ketika ketegangan perang bertemu dengan momen-momen emosional antara karakter Mar dan Aryati.

Gabriel Harvianto dan Galabby kembali menjadi pusat cerita lewat chemistry yang terasa matang dan emosional. Keduanya tidak tampil berlebihan, tetapi justru membangun kedekatan karakter dengan cara yang lebih manusiawi. 

Drama Musikal MAR Kembali Menggema, Kisah Bandung Lautan Api Bikin Penonton Haru (Dok. Istimewa)
Drama Musikal MAR Kembali Menggema, Kisah Bandung Lautan Api Bikin Penonton Haru (Dok. Istimewa)

Di tengah suasana revolusi, kisah cinta keduanya hadir seperti jeda yang hangat. Kekuatan MAR tahun ini juga terasa dari tata panggung yang dibuat jauh lebih ambisius dibanding produksi sebelumnya. 

Proyeksi visual Bandung Lautan Api, pencahayaan dramatis, hingga detail dekorasi membuat panggung terasa hidup. Nuansa jazz big band bergaya Glenn Miller yang dibawakan langsung oleh Orkestra ArtSwara di bawah arahan Ava Victoria memberi warna berbeda: romantis sekaligus getir.

Meski mengangkat sejarah perjuangan, MAR tidak terasa seperti pertunjukan yang menggurui. Sutradara Maera bersama Co-Sutradara Rusmedie Agus dan penulis naskah Titien Wattimena justru memilih pendekatan yang intim. 

Penonton diajak menyelami memori dan emosi para tokohnya, bukan sekadar mengingat tanggal dan peristiwa. “Saya begitu bahagia dan terharu dengan respons hangat penonton malam ini,” ujar Produser Eksekutif sekaligus sutradara, Maera. 

baca juga

Ia menyebut produksi kali ini memang dirancang lebih megah dibanding tahun lalu, terutama dari sisi tata panggung dan dinamika pertunjukan. “Kalau dari segi adegan nggak banyak berubah, tapi khusus karakter Ambu, kami kasih ruang improvisasi supaya suasananya lebih cair dan segar,” katanya.

Selain para pemeran lama yang kembali tampil, MAR juga menghadirkan sejumlah wajah baru seperti Tanta Ginting, Teza Sumendra, Devina Karyasasmita, Putri Indam Kamila, dan Renno Krisna. Kehadiran mereka memberi energi baru tanpa menghilangkan identitas produksi yang tahun lalu sukses meraih penghargaan Album Musikal Terbaik di AMI Awards.

Di balik sorotan pemeran utama, ada pula tantangan lain yang dihadapi para understudy. Taufan Purbo dan Dania Najmi, yang menjadi pelapis untuk karakter Mar dan Aryati, mengaku harus menguasai fokus ganda: mendalami karakter utama sambil tetap memainkan peran mereka sendiri.

“Kami mencari motivasi terdalam dari setiap karakter agar bisa menghidupkannya dengan rasa yang tepat,” ujar keduanya. “Melalui kolaborasi bersama Gabriel dan Galabby, kami ingin membawa interpretasi baru yang segar tanpa mengurangi esensi cerita.”

Malam itu, salah satu momen yang paling menyentuh justru datang dari para veteran yang hadir di kursi penonton. Perwakilan DPP Legiun Veteran Republik Indonesia, Marsda TNI (Purn.) Wresniwiro, menyebut pertunjukan MAR berhasil menggambarkan semangat perjuangan mempertahankan kemerdekaan dengan cara yang emosional dan membumi.

Menurutnya, pertunjukan seperti ini penting agar generasi muda bisa memahami perjuangan bukan hanya lewat buku sejarah, tetapi juga melalui pengalaman artistik yang menyentuh perasaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film Mother Mary: Balutan Estetika A24 dalam Tragedi Musikal Modern

Review Film Mother Mary: Balutan Estetika A24 dalam Tragedi Musikal Modern

Your Say | Rabu, 29 April 2026 | 14:42 WIB

Ini Alasan Persib Kosongkan Tribun Selatan dan VBS GBLA

Ini Alasan Persib Kosongkan Tribun Selatan dan VBS GBLA

Bola | Senin, 23 Februari 2026 | 10:53 WIB

Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Akibat Kericuhan ACL 2, Manajemen Ambil Tindakan Sangat Tegas

Persib Tutup Tribun Selatan GBLA Akibat Kericuhan ACL 2, Manajemen Ambil Tindakan Sangat Tegas

Bola | Senin, 23 Februari 2026 | 10:12 WIB

Terkini

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:46 WIB

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:06 WIB

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

×