Viral! Korban Perkosaan di Konawe Selatan Diminta Nikahi Pelaku Demi Citra Bupati

Sumarni, Tiara Rosana

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:15 WIB
Viral! Korban Perkosaan di Konawe Selatan Diminta Nikahi Pelaku Demi Citra Bupati
Ilustrasi korban pemerkosaan.[Evanto]
baca 10 detik
  • Seorang PRT berusia 18 tahun menjadi korban pemerkosaan oleh Candra di Konawe Selatan pada 12 Mei 2026.
  • Kepala Dinas PPPA Konawe Selatan menekan korban untuk berdamai demi menjaga citra Bupati dari pemberitaan negatif.
  • Korban menolak tawaran damai tersebut dan memilih menempuh jalur hukum formal dengan dukungan publik yang masif.

Suara.com - Skandal tak masuk akal mencuat di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Seorang pekerja rumah tangga berusia 18 tahun, sebut saja P, justru ditekan oleh oknum pejabat dinas untuk menikahi pelaku pemerkosaan yang telah merenggut kehormatannya.

Alasannya dianggap sangat tidak berempati, yakni demi menjaga citra Bupati Konawe Selatan.

Peristiwa pemerkosaan tersebut dialami korban pada Selasa, 12 Mei 2026. Pelakunya berinisial Candra (32), yang diketahui merupakan keponakan dari istri Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo.

Saat korban hendak melapor ke Polresta Kendari, dia justru mendapat tekanan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Konawe Selatan, Siti Hafsa.

Bukannya memberikan pendampingan hukum dan perlindungan, Siti Hafsa justru menawarkan opsi damai yang jauh dari rasa keadilan bagi korban.

Agus Alvian, Ketua Bidang Advokasi YLBH Sultra, mengungkap fakta mencengangkan terkait tawaran yang diberikan oknum kepala dinas tersebut pada Senin, 18 Mei 2026.

"Korban mengaku Kepala DP3A mengatakan, 'saya kira kamu mau kuliah adik, itu uang peohala bisa dipakai kuliah'. Bahkan korban diingatkan kalau kasus ini berlanjut, nama baik Bupati Konsel bisa tercoreng," kata Agus Alvian dikutip dari Instagram @fakta.indo pada Selasa, 19 Mei 2026.

"Bukannya fokus memberikan pendampingan kepada korban, mereka justru menawarkan win-win solution," tambahnya.

Pihak dinas dikabarkan menawarkan dua opsi penyelesaian yang menyudutkan korban, yakni dinikahkan dengan pelaku atau diselesaikan melalui jalur hukum adat.

baca juga

Korban, yang merasa harga dirinya telah dilecehkan, dengan tegas menolak tawaran tersebut dan memilih menempuh jalur hukum formal.

Kasus ini memicu kemarahan publik usai masalah tersebut viral. Kolom komentar unggahan @fakta.indo dibanjiri kecaman dari warganet yang menilai sikap Siti Hafsa sangat memalukan dan tidak mencerminkan fungsinya sebagai pelindung perempuan.

Banyak warganet yang menyoroti betapa ironisnya seorang Kepala Dinas PPPA justru memosisikan diri sebagai "mediator" pelaku.

"Sekarang dibalik, jika anak ibu diposisi itu, bagaimana perasaan ibu mendengar solusi itu?" tulis netizen akun @cep***.

Tidak sedikit pula yang menyindir alasan "menjaga nama baik Bupati".

"Sekarang bukan hanya nama bupati yang tercoreng, tapi nama mu juga Buk," sindir akun @rus***.

Kritik tajam lainnya menyinggung integritas instansi tersebut.

"Jahatnya sesama perempuan seperti ini," timpal akun @mut***.

"Kenapa kalau sudah dekat dengan penguasa di kota, pasti kalau melakukan hal kriminal susah banget ditangkap meski ada bukti? Tapi kalau masyarakat kalangan bawah cuma sebutir nasi atau sepotong mangga gercep banget. Hukum macam apa di negeri kita ini?" imbuh akun @oto***.

Beberapa warganet bahkan mendesak agar kasus ini dikawal secara nasional. Dukungan publik terus mengalir bagi korban, sementara harapan agar pihak berwajib mengusut tuntas kasus ini tanpa memandang latar belakang keluarga pelaku kini menjadi tuntutan utama masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah

Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 21:00 WIB

Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek

Sehari Hanya Dapat Rp8.000, Perjuangan Nenek 75 Tahun Gendong Anak Angkat Difabel Bikin Mewek

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:29 WIB

Emak-Emak Bermukena Diduga Maling Motor Saat Magrib, Video Penangkapan Viral

Emak-Emak Bermukena Diduga Maling Motor Saat Magrib, Video Penangkapan Viral

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 14:43 WIB

Heboh Teror Pocong di Tangerang, Netizen Kasih Komentar Kocak

Heboh Teror Pocong di Tangerang, Netizen Kasih Komentar Kocak

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:58 WIB

Mahasiswa Universitas Hasanuddin Ditemukan Meninggal di Kampus, Rekaman Voice Note Viral

Mahasiswa Universitas Hasanuddin Ditemukan Meninggal di Kampus, Rekaman Voice Note Viral

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42 WIB

Publik Naik Pitam Usai Immanuel Ebenezer eks Wamenaker Bilang Menyesal Tak Korupsi Lebih Banyak

Publik Naik Pitam Usai Immanuel Ebenezer eks Wamenaker Bilang Menyesal Tak Korupsi Lebih Banyak

Entertainment | Rabu, 20 Mei 2026 | 08:28 WIB

Terkini

Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21

Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Paradoks Efisiensi: Menghemat Anggaran, Memperbesar Beban Sosial

Paradoks Efisiensi: Menghemat Anggaran, Memperbesar Beban Sosial

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Sendiri Tanpa Aplikasi?

Bagaimana Cara Menghitung Neptu Weton Jodoh Sendiri Tanpa Aplikasi?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Apakah Rice Cooker Bisa untuk Menggoreng? Boleh, Tapi Ada Syaratnya Biar Aman!

Apakah Rice Cooker Bisa untuk Menggoreng? Boleh, Tapi Ada Syaratnya Biar Aman!

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:15 WIB

17 ASN Lapas Cibinong Disanksi Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Eks Kalapas Dipecat

17 ASN Lapas Cibinong Disanksi Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Eks Kalapas Dipecat

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki

Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tembus 6.100, BRPT hingga RAJA Lagi Moncer

IHSG Tembus 6.100, BRPT hingga RAJA Lagi Moncer

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

5 Zodiak yang Harus Hati-Hati Saat Curhat Rahasia ke Sagittarius, Kenapa?

5 Zodiak yang Harus Hati-Hati Saat Curhat Rahasia ke Sagittarius, Kenapa?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Polres Pekalongan Kota Amankan 45 Motor Berknalpot Brong, Diduga untuk Balap Liar

Polres Pekalongan Kota Amankan 45 Motor Berknalpot Brong, Diduga untuk Balap Liar

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

KontraS Catat 23 Kasus Kekerasan TNI di Sumut Sepanjang 2026, 27 Orang Jadi Korban

KontraS Catat 23 Kasus Kekerasan TNI di Sumut Sepanjang 2026, 27 Orang Jadi Korban

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:02 WIB

×