- Dubes Swedia, Daniel Blockert, memuji musikalitas tinggi band metal Indonesia, khususnya kualitas para penabuh drum (drummer).
- Sebagai bentuk apresiasi, sang Dubes merilis "Ambassador's Playlist" edisi Mei 2024 yang berisi deretan band metal lokal seperti DeadSquad, Burgerkill, hingga Death Vomit.
- Daniel menyebut musik ekstrem Indonesia ini sangat cocok sebagai "obat" untuk meluapkan emosi akibat frustrasi atau kemacetan Jakarta.
Suara.com - Skena musik ekstrem Indonesia bikin takjub Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Daniel Blockert. Ia menilai band-band metal Tanah Air punya standar musikalitas kelas dunia.
Sebagai diplomat yang berasal dari Swedia - negara yang dikenal sebagai salah satu kiblat musik metal dunia - pujian Daniel tentu bukan sekadar basa-basi.
Ia bahkan merilis sebuah daftar putar khusus bertajuk "Ambassador's Playlist" edisi Mei 2024 yang sepenuhnya berisi karya musisi metal Indonesia.
Dalam video tersebut di akun Instagram resmi @Swedenjakarta, Daniel terlihat santai mengenakan kaos hitam resmi milik band DeadSquad.
Ia memulai pernyataannya dengan mengakui kalau dirinya sudah mendengar tentang besarnya komunitas metal di Indonesia sebelum ia menginjakkan kaki di Jakarta. Hanya saja ia tak menyangka bahwa kualitas produksinya bakal segarang ini.
"Halo semuanya, selamat datang di daftar putar Duta Besar untuk Mei 2024. Ini akan menjadi daftar putar musik Indonesia lainnya dan kali ini saya telah mendalami metal Indonesia," buka Daniel dalam videonya dikutip Senin, 25 Mei 2026.
Daniel menyoroti bagaimana Indonesia sangat fasih dalam memainkan sub-genre metal yang ekstrem seperti death metal dan black metal.
"Saya sudah tahu sebelum datang ke Indonesia bahwa metal sangat besar di sini, tetapi saya terkejut dengan kualitasnya. Ada dua hal yang secara khusus saya rasakan bahwa ini sangat khas Indonesia. Pertama, kalian sangat menyukai versi metal yang ekstrem... ini benar-benar musik yang gelap," ujarnya.
Daniel juga merasa memiliki ikatan emosional dengan musik tersebut karena latar belakang negaranya.
"Tentu saja saya sebagai orang Swedia bisa merasakannya karena death metal, black metal, maksud saya negara-negara Nordik adalah pionir sejatinya, jadi saya benar-benar bisa merasakan kemarahan dari skena death metal di sini," tambah Daniel.
Poin kedua yang membuat Daniel terkesan adalah standar teknis para musisinya. Ia secara khusus memberikan highlight kepada para penabuh drum band metal Indonesia yang ia anggap sebagai salah satu yang terbaik.
Nama-nama besar seperti Burgerkill, DeadSquad, hingga unit legendaris asal Yogyakarta, Death Vomit, masuk dalam radarnya.
"Bagian kedua yang menurut saya sangat khas dan mempesona adalah standar musisi yang sangat tinggi. Band-band di sini yang saya dengar sangat bagus, mereka sangat mahir dengan instrumen mereka, terutama para drummernya," katanya.
"Beberapa permainan drum metal terbaik yang pernah saya dengar ada di band-band seperti Burgerkill, DeadSquad, juga Death Vomit," ujarnya lagi.
Bahkan, Daniel secara khusus memuji pemilihan nama "Death Vomit" yang menurutnya sangat ikonik untuk genre ini. "Ngomong-ngomong, itu adalah nama yang fantastis untuk sebuah band di genre death metal, maksud saya itu sempurna," imbuhnya.