Mengulas Empat Lagu Slank di Album Republik Fufufafa: Sentil IKN hingga Koruptor Rakus

Yazir F, Rena Pangesti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:57 WIB
Mengulas Empat Lagu Slank di Album Republik Fufufafa: Sentil IKN hingga Koruptor Rakus
Slank dalam peluncuran album 'Republik Fufufafa' di Gang Potlot, Jakarta Selatan pada Jumat, 5 Juni 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]
baca 10 detik
  • Slank menegaskan konsistensi mereka lewat empat lagu kritik di album terbaru yang menyoroti isu moral, polemik pajak, korupsi, hingga kerusakan lingkungan akibat proyek IKN.
  • Bimbim memilih judul Republik Fufufafa karena menganggap akun misterius tersebut seksi dan mewakili kekhawatiran publik, meski masyarakat luas mengaitkannya dengan sosok Gibran Rakabuming Raka.
  • Slank memanfaatkan teknologi AI sebagai alat bantu dalam video klip PPN 12%, di mana mereka berpesan agar seniman tidak memusuhi teknologi melainkan mengendalikannya dengan cerdas.

Suara.com - Album ke-26 Slank berjudul Republik Fufufafa baru saja dirilis. Ada 10 lagu yang terangkum di album ini, empat di antaranya bermuatan kritik sosial.

Slank sempat dianggap melempem di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena tak lagi tajam ke rezim ketika itu. Namun, Bimbim sebagai pentolan band veteran yang bermarkas di Potlot tersebut menyanggahnya.

Bimbim memastikan Slank sejak dulu tak pernah berubah. Senada dengan sang pentolan, Ridho gitaris Slank membantah dengan bukti album berisi kritik yang dirilis di era Jokowi.

Anyway, lagu yang memuat kritik sosial di album Fufufafa antara lain Republik Fufufafa, PPN 12%, 'Rusak Ancur dan Jangan Rakus.

Mari kita bahas satu per satu.

1. Republik Fufufafa

Lagu ini dikenalkan pada November 2025. Isinya menyoroti kondisi moral, perjudian, narkoba, hingga masalah pendidikan dan gizi di Indonesia.

Saat ditanya mengapa menggunakan diksi Fufufafa untuk menggambarkan sebuah negeri dengan kondisi miris tersebut, Bimbim punya jawaban unik dan bijak.

"Di tahun berapa, gitu, ada akun Fufufafa yang kita anggap mewakili kekhawatiran terhadap Indonesia," kata Bimbim.

baca juga

"Entah siapa dia ya, kita pun nggak ada yang tahu nggak ada yang ngaku. Jadi itulah mengapa kita anggap Fufufafa itu seksi (dijadikan judul)," ujarnya lagi.

Namun, bukan rahasia umum jika publik meyakini Gibran Rakabuming Raka adalah sosok di balik akun tersebut, jauh sebelum ia menjabat wakil presiden Indonesia.

2. PPN 12 %

Sama seperti Republik Fufufafa, lagu PPN 12 % juga dikenalkan sebelum peluncuran album.

Bagi yang belum pernah menyaksikan video klip PPN 12 %, kamu perlu tahu kalau pembuatan video klip ini melibatkan kecerdasan buatan atau AI.

Slank digambarkan sebagai Robin Hood, merampok uang yang berada di tangan tikus-tikus koruptor, penjahat, lalu dibagikan kepada rakyat.

Bagi Bimbim, jangan pernah anggap AI sebagai ancaman dalam berkreativitas. Justru manusia harus menjadikan AI sebagai budak.

Slank dalam peluncuran album 'Republik Fufufafa' di Gang Potlot, Jakarta Selatan pada Jumat, 5 Juni 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]
Slank dalam peluncuran album 'Republik Fufufafa' di Gang Potlot, Jakarta Selatan pada Jumat, 5 Juni 2026 [Suara.com/Rena Pangesti]

"Ini adalah budak-budak teknologi yang harusnya jangan dimusuhin, tapi kita pergunakan dengan ya sebaik-baiknya lah,? ujar Bimbim.

Ia menambahkan, "Ai itu kan kalau kita pintar, dia juga jadi lebih bagus. Tapi kalau kita nyuruhnya goblok, dia goblok juga."

3. Rusak Ancur

Lagu Rusak Ancur diperkenalkan bertepatan dengan perilisan album Slank, Republik Fufufafa Sabtu kemarin, 5 Juni 2026.

Rusak Ancur diperkenalkan ke publik bertepatan dengan hari Lingkungan Hidup Sedunia, senapas dengan isi lagu.

Lewat lagu ini, Slank ingin menyuarakan kondisi hutan di Indonesia yang sudah amat memprihatinkan.

Isi dari lagu tersebut juga menggambarkan mirisnya anggota Slank dengan kondisi hutan di Indonesia.

"Ini kita tidak mengada-ada, bahwa ada daerah namanya Donggala, alamnya rusak batu-batu itu dibawa buat bangun IKN. Setelah bukitnya rusak, banjir bandang," kata Bimbim.

4. Jangan Rakus

Jangan Rakus merupakan lagu ciptaan vokalis Slank, Kaka, yang isinya memperingatkan agar kita semua merasa cukup.

Lagu ini juga sindiran Kaka Slank buat para koruptor agar tidak lagi mengambil yang bukan haknya.

"Akhir-akhir ini kan kita dikasih tontonan tentang korupsi. Korupsi kan basisnya karena lu merasa kurang terus, sampai akhirnya lu butuh untuk korupsi," ujar Kaka Slank.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kolaborasikan Musik dan UMKM, Konser HS Hey Slank di Bandung Diserbu 25ribu Slankers

Kolaborasikan Musik dan UMKM, Konser HS Hey Slank di Bandung Diserbu 25ribu Slankers

News | Senin, 06 Juli 2026 | 09:05 WIB

Hey Slank Guncang Bandung, Angkat Spirit Berani Beda dan Dukung Industri Kreatif

Hey Slank Guncang Bandung, Angkat Spirit Berani Beda dan Dukung Industri Kreatif

Entertainment | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:00 WIB

Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf

Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf

Entertainment | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:30 WIB

Jawaban Slank Dibilang Kembali ke 'Setelan Pabrik' Usai Rilis Lagu Republik Fufufafa

Jawaban Slank Dibilang Kembali ke 'Setelan Pabrik' Usai Rilis Lagu Republik Fufufafa

Video | Minggu, 07 Juni 2026 | 20:30 WIB

Konser Slank di Palembang Berlangsung Meriah, Puluhan Ribu Slankers Padati Jakabaring

Konser Slank di Palembang Berlangsung Meriah, Puluhan Ribu Slankers Padati Jakabaring

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 13:43 WIB

Once Mekel Boyong Slank hingga Musisi Lintas Generasi di Gema Kampus Surabaya

Once Mekel Boyong Slank hingga Musisi Lintas Generasi di Gema Kampus Surabaya

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Bikin Haru, Momen Bimbim Slank Baca Ayat Kursi sebelum Keluar Rumah Bareng Mezzaluna Viral

Bikin Haru, Momen Bimbim Slank Baca Ayat Kursi sebelum Keluar Rumah Bareng Mezzaluna Viral

Entertainment | Rabu, 22 April 2026 | 12:51 WIB

9 Tahun Dinanti, 30 Ribu Slankers Serbu Lapangan Rampal Malang dalam Konser Slank X HS

9 Tahun Dinanti, 30 Ribu Slankers Serbu Lapangan Rampal Malang dalam Konser Slank X HS

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 20:00 WIB

Ada Slank Hingga Jon Batiste! Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar di PIK 2, Ini Bocoran Lineup-nya

Ada Slank Hingga Jon Batiste! Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar di PIK 2, Ini Bocoran Lineup-nya

Entertainment | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:11 WIB

Slank dan Bos HS Serahkan Donasi Rp500 Juta, Vespa Kaka Terjual di Angka Rp110 Juta

Slank dan Bos HS Serahkan Donasi Rp500 Juta, Vespa Kaka Terjual di Angka Rp110 Juta

Entertainment | Minggu, 18 Januari 2026 | 14:59 WIB

Terkini

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

5 Jurnalis Hilang di Krakatau, Jurnalis Sumsel Gelar Doa dan Ingatkan Pesan Saling Jaga

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:03 WIB

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Bareskrim Ungkap Dugaan Manipulasi Laporan Keuangan dalam IPO PT Multi Makmur Lemindo

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

Fahd Arafiq Pakai Rompi 172, Ini Daftar Nama Tersangka yang Resmi Ditahan KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:59 WIB

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Mulai Siapkan Dana Pensiun, BRI DPLK Tawarkan Kemudahan dan Bonus lewat BRImo

Bali | Selasa, 15 September 2026 | 18:53 WIB

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus

Sulsel | Selasa, 15 September 2026 | 18:51 WIB

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 18:50 WIB

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Wapres Gibran Serukan Dukungan untuk Stabilitas Ekonomi Usai Pergantian Menkeu

Jawa Tengah | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

KPK Tahan Fahd Arafiq dan Presdir Summarecon Terkait Suap HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 18:49 WIB

×