- Setelah Sarwendah mengklaim meraup Rp200 juta per 30 menit, akun @voxnetizens membocorkan data total penjualannya yang mencapai Rp1,43 miliar.
- Omzet terbesar disumbang dari segmen siaran langsung sebesar Rp1,15 miliar, dengan merek d’Alba Indonesia sebagai penyumbang utama.
- Warganet meluruskan bahwa angka miliaran tersebut adalah omzet penjualan toko (seller), sedangkan pendapatan asli Sarwendah hanyalah berupa persentase komisi afiliasi.
Suara.com - Sarwendah pernah sesumbar mampu mengantongi Rp200 juta hanya dalam waktu 30 menit. Pendapatan tersebut didapat hanya dari pekerjaan sebagai afiliator di sejumlah siaran langsung.
Gara-gara pengakuan Sarwendah, ada netizen yang membuka data penghasilan mantan istri Ruben Onsu tersebut dari penjualan barang dalam siaran langsung.
"Pendapatan TikTok Sarwendah berdasarkan data dari affiliate dan live," tulis akun pengunggah data tersebut di akun Instagram @voxnetizens pada Senin, 8 Juni 2026.
Berdasarkan bagan data yang beredar, total pendapatan keseluruhan yang diraih mantan personel Cherrybelle ini sukses mencapai angka fantastis, yakni sebesar Rp1,43 miliar.
Sementara itu, pendapatan dari video promosi biasa tercatat berada di angka Rp66,29 juta, dengan rata-rata harga jual produk yang ditawarkan sebesar Rp100,67 ribu kepada penonton setianya.
Dipantau dari berbagai produk, d’Alba Indonesia menjadi merek penyumbang terbesar dengan raihan Rp245,46 juta. Disusul produk sehat Sarwendah Juice Healthy senilai Rp103,01 jt.
Glow FX meraup pendapatan Rp 99,07 juta, disusul dengan merek Scora yang meraih Rp67,21 juta.
Malah, ada juga produk yang tidak laku terjual saat Sarwendah mempromosikannya. Lainnya, ada di angka belasan juta kala janda dua anak ini berkolaborasi dengan sang kekasih dalam siaran langsung tersebut.
Namun perlu diingat, pendapatan tersebut diraih dari total penjualan. Tidak ada keterangan durasi waktu penjualan untuk mendapatkan puluhan hingga ratusan juta.
![Sarwendah ditemui di kediamannya di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (17/2/2026). [Rena Pangesti/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/17/17070-sarwendah.jpg)
Warganet pun mencoba memberikan penjelasan, uang tersebut bukanlah gaji Sarwendah sebagai afiliator, melainkan pendapatan dari produk yang dijual.
"Btw, itu yang masuk ke sellernya. Tapi dia dapat komisi berapa persen, itu pun kalau nggak direfund. Misal sejam dapat Rp200 juta, dia dapat komisi 10 persen, berati yang didapat ya, Rp20 jutaan," kata @niar****.
Warganet tersebut menambahkan, "Dan kenapa bisa dapat ratusan juta, biasanya disupport ads sama brandnya."
Warganet lain juga memberikan komentar soal laporan pajak. "Bisa yuk bisa nih dikroscek coretaxnya @ditjenpajakri," katanya.