Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta

Ferry Noviandi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:56 WIB
Festival Bedhayan VI 2026: Simfoni Agung Pelestarian Budaya di Jantung Jakarta
Festival Bedhayan VI mengangkat tema luhur "Memayu Hayuning Bawana" dan digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada 8 Agustus 2026. [dokumentasi pribadi]
baca 10 detik
  • Festival Bedhayan VI sukses digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada tanggal 8 Agustus 2026.
  • Acara budaya tersebut menampilkan enam belas kelompok tari serta dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
  • Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pasar UMKM guna menggerakkan sektor ekonomi kreatif masyarakat Nusantara.

Suara.com - Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) kembali menjadi saksi bisu keagungan budaya Nusantara.

Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, Festival Bedhayan VI resmi digelar, mengubah panggung legendaris tersebut menjadi ruang sakral yang mempertemukan keindahan gerak, kedalaman spiritual, dan komitmen pelestarian alam.

Mengangkat tema luhur "Memayu Hayuning Bawana", festival tahunan ini bukan sekadar panggung pertunjukan.

Perhelatan ini merupakan sebuah ajakan mendalam bagi masyarakat untuk memperindah dan menjaga keseimbangan dunia.

Di bawah sorot lampu panggung, filosofi Jawa tersebut diterjemahkan ke dalam gerak tari Bedhaya yang lembut namun penuh tenaga.

Festival Bedhayan VI mengangkat tema luhur "Memayu Hayuning Bawana" dan digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada 8 Agustus 2026. [dokumentasi pribadi]
Festival Bedhayan VI mengangkat tema luhur "Memayu Hayuning Bawana" dan digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada 8 Agustus 2026. [dokumentasi pribadi]

Acara ini turut mendapat perhatian khusus dari Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon yang menegaskan bahwa warisan budaya seperti Bedhayan harus terus diberi ruang istimewa agar tetap relevan di tengah arus modernisasi.

Kolaborasi Maestro dan Generasi Muda

Festival tahun ini merupakan buah kerja sama apik antara Laskar Indonesia Pusaka, Jaya Suprana School of Performing Arts, dan Yayasan Swargaloka.

Keistimewaan Festival Bedhayan VI terletak pada kemampuannya menyatukan berbagai elemen ekosistem seni, mulai dari maestro legendaris, akademisi, hingga penari muda.

baca juga

Tak tanggung-tanggung, sejumlah tokoh besar tari Indonesia hadir sebagai pengamat untuk menjaga kualitas artistik sekaligus memberikan edukasi, di antaranya Theodora Retno Maruti, GKR Wandansari Koes Moertiyah (Gusti Moeng), KP Sulistyo S. Tirtokusumo, Wahyu Santoso Prabowo, dan Dr. Sal Murgiyanto.

Kehadiran para "penjaga gawang" seni tradisi ini memastikan adanya regenerasi dan kesinambungan ilmu kepada generasi penerus.

Festival Bedhayan VI mengangkat tema luhur "Memayu Hayuning Bawana" dan digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada 8 Agustus 2026. [dokumentasi pribadi]
Festival Bedhayan VI mengangkat tema luhur "Memayu Hayuning Bawana" dan digelar di Gedung Kesenian Jakarta pada 8 Agustus 2026. [dokumentasi pribadi]

16 Karya, Satu Napas Harmoni

Sepanjang hari, penonton disuguhi dua sesi pertunjukan yang menampilkan 16 kelompok tari dari berbagai penjuru Indonesia.

Masing-masing kelompok membawa warna dan kekhasan koreografinya sendiri, namun tetap dalam satu napas pelestarian.

Beberapa penampilan yang memukau penonton antara lain Bedhayan Arum Dalu dari Jaya Suprana School of Performing Arts, Bedhaya Brama Astra oleh Satria Buwana, hingga penampilan enerjik dari Komunitas Perempuan Menari dengan Bedhayan Wanu Prasthi Mataya.

Keberagaman ini membuktikan bahwa tari Bedhaya, meski berakar pada tradisi klasik, memiliki ruang kreativitas yang luas bagi berbagai komunitas.

Sebelum puncak acara, rangkaian edukasi telah dimulai sejak 28 Juli 2026 melalui lokakarya "Beksan Srimpi Sangupati" yang dipandu oleh Rahmalina Lintang Sasongka di Jaya Suprana Institute.

Lebih dari Sekadar Tari: Ekonomi Kreatif dan Harapan

Festival Bedhayan VI tidak hanya memanjakan mata dan telinga. Di area luar gedung, pengunjung dimanjakan dengan Pasar UMKM yang menyajikan aneka kuliner khas, wastra (kain tradisional), kriya, hingga produk kreatif Nusantara lainnya.

Kehadiran pasar ini menjadi bukti nyata bahwa kebudayaan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif.

Ketua Umum Laskar Indonesia Pusaka, Aylawati Sarwono, menyampaikan harapannya agar festival ini menjadi pemantik semangat bagi generasi muda.

"Melalui Festival Bedhayan VI, kami berharap masyarakat tidak hanya menikmati keindahan estetika tari tradisi, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur di dalamnya. Di tengah perubahan zaman, seni tradisi harus tetap hidup, berkembang, dan menjadi inspirasi dalam menjaga identitas bangsa," tutur Aylawati.

Dengan berakhirnya Festival Bedhayan VI, pesan "Memayu Hayuning Bawana" diharapkan tidak berhenti di atas panggung, melainkan meresap ke dalam sanubari setiap penonton untuk terus menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meriahnya Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Papua Pegunungan

Meriahnya Festival Budaya Lembah Baliem ke-34 di Papua Pegunungan

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Menjaga Bahasa hingga Kuliner, Bagaimana Upaya Perempuan Lampung Merawat Identitas Budaya?

Menjaga Bahasa hingga Kuliner, Bagaimana Upaya Perempuan Lampung Merawat Identitas Budaya?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:55 WIB

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:20 WIB

Kewirausahaan Menjadi Napas Kemiren: Desa Budaya Menjadi Inspirasi Dunia

Kewirausahaan Menjadi Napas Kemiren: Desa Budaya Menjadi Inspirasi Dunia

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Bukan di Dalam Museum, Ini "Sekolah" Budaya Paling Nyata di Ujung Timur Jawa

Bukan di Dalam Museum, Ini "Sekolah" Budaya Paling Nyata di Ujung Timur Jawa

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli

Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×