Sering Dijadikan Stiker Lucu, Karyawan Diskominfo Kukar Nekat Bakar Ruang Rapat Kantor

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:36 WIB
Sering Dijadikan Stiker Lucu, Karyawan Diskominfo Kukar Nekat Bakar Ruang Rapat Kantor
Operator Diskominfo Kukar nekat membakar ruang rapat kantor akibat dipicu sakit hati sering diejek. (Medsos)
baca 10 detik
  • Polisi menangkap operator Diskominfo Kukar berinisial MFA karena diduga membakar ruang rapat kantornya.

  • Aksi nekad pelaku dipicu rasa kesal akibat sering difoto dan dijadikan stiker olokan.

  • Api berhasil dipadamkan dalam 15 menit meski menyebabkan kerusakan fasilitas dan peralatan elektronik.

Suara.com - Perilaku perundungan di lingkungan kerja berujung tragedi saat seorang operator tega membakar ruang rapat kantor tempatnya bekerja di Kutai Kartanegara. Polisi langsung bergerak cepat mengamankan oknum pegawai Diskominfo berinisial MFA yang diduga menjadi dalang insiden berdarah dingin tersebut.

Aksi nekad ini membongkar sisi gelap tekanan psikologis pekerja yang diabaikan hingga memicu tindakan kriminal berskala besar. Tim penyidik kepolisian mendapati indikasi kuat bahwa aksi pembakaran gedung pemerintah ini telah direncanakan secara matang sejak pagi hari.

Kemarahan mendalam mendasari niat nekat pelaku setelah foto dirinya kerap diubah menjadi bahan lelucon visual oleh rekan sejawat. Tekanan emosional yang menumpuk sekian lama akhirnya meledak dalam bentuk aksi destruktif yang membakar fasilitas negara. Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang membenarkan penangkapan MFA. Menurutnya, pria tersebut merupakan karyawan Diskominfo yang bertugas sebagai operator.

"Betul, betul. Selama ini kan kita sudah melakukan penyelidikan, dan sudah mengamankan orang. Dia juga termasuk orang yang bekerja di Diskominfo, karyawan Diskominfo," kata Elnath kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Ejekan yang berulang-ulang melalui media pesan singkat disinyalir merusak mental pelaku hingga hilang kendali. Polisi mencatat bahwa dokumentasi pribadi pelaku sering disebarkan tanpa izin untuk memicu gelak tawa di grup kantor.

"Untuk motifnya itu, pada saat melakukan pembakaran di Diskominfo, dia merasa kesal dengan lingkungan. Karena sering difoto, terus diganti, dibuat bahan olokan, terus dijadikan stiker, kayak gitu," ujar Elnath.

Pihak kepolisian tetap berhati-hati dan mengedepankan asas praduga tak bersalah sebelum menetapkan kesimpulan akhir. Penggalian keterangan mendalam masih terus berjalan untuk menguji validitas pengakuan awal pelaku.

Persiapan aksi pembakaran dilakukan secara sistematis dengan menyediakan cairan mudah terbakar dalam jumlah amat besar. Pelaku disinyalir membeli puluhan liter bahan bakar minyak sebelum melangkah menuju gedung Diskominfo Kukar.

"Jadi beli bensin, kurang lebih ada sekitar 30-40 liter," kata Elnath.

baca juga

Penyidik saat ini tengah merekonstruksi jalur yang dilalui pelaku saat menyusupkan puluhan liter bensin ke area perkantoran. Pergerakan MFA sudah terpantau mencurigakan sejak awal jam kerja perkantoran dimulai.

Kepulan asap tebal mulai terdeteksi warga dan pegawai di sekitar lokasi pada pukul 07.30 WITA. Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan darurat langsung meluncur deras menuju titik kebakaran.

Di tengah penanganan hukum, muncul rekaman video bergerak yang memperlihatkan aksi kekerasan fisik terhadap pelaku usai ditangkap. Aparat kepolisian menegaskan bakal mendalami kebenaran video kekerasan yang beredar luas di media sosial tersebut.

Penanganan sigap tim pemadam berhasil melokalisasi kobaran api sehingga tidak merembet ke seluruh kompleks perkantoran. Titik amukan si jago merah berhasil dikurung hanya pada area ruang rapat utama.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kukar Fida Hurisani memastikan kebakaran tidak menjalar ke bagian lain gedung Diskominfo. Api hanya mengenai satu ruangan yang difungsikan sebagai ruang rapat.

Meski kobaran api berhasil dipadamkan cepat, kerugian materiil akibat amukan api tetap tidak terhindarkan. Berbagai sarana penunjang kerja dan perangkat elektronik penting dilaporkan rusak parah.

Sirkulasi udara gedung yang tertutup rapat menjadi kendala utama petugas usai pembakaran mereda. Ruangan berpendingin udara tanpa ventilasi memadai membuat penumpukan racun asap bertahan amat lama.

Penggunaan mesin penyedot asap bertekanan tinggi akhirnya dikerahkan untuk menetralkan udara di dalam gedung. Kondisi lokasi kejadian baru dinyatakan sepenuhnya aman beberapa jam setelah proses pengurasan asap selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar

Ulasan Pyramid Game: Ketika Perundungan Menjadi Hal yang Dianggap Wajar

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:30 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

Terkini

Massa Bergerak Geruduk Rumah di Bekasi Cari MC Booth Miras Acara The Sound Project

Massa Bergerak Geruduk Rumah di Bekasi Cari MC Booth Miras Acara The Sound Project

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Ingin Rezeki dan Karir Melejit? Simak Pesan Seskab Teddy untuk Lulusan Baru

Ingin Rezeki dan Karir Melejit? Simak Pesan Seskab Teddy untuk Lulusan Baru

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Sering Dijadikan Stiker Lucu, Karyawan Diskominfo Kukar Nekat Bakar Ruang Rapat Kantor

Sering Dijadikan Stiker Lucu, Karyawan Diskominfo Kukar Nekat Bakar Ruang Rapat Kantor

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:36 WIB

Zulhas Akui Pernah Dikasih Uang Rp 893 Miliar dari George Soros

Zulhas Akui Pernah Dikasih Uang Rp 893 Miliar dari George Soros

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:33 WIB

Hiburan Jakarta Harus Berbudaya! DPRD DKI Kecam Keras Agama Jadi Gimmick Jualan Miras

Hiburan Jakarta Harus Berbudaya! DPRD DKI Kecam Keras Agama Jadi Gimmick Jualan Miras

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Sukses Tanpa Gelar: Bahaya Romantisasi Kemiskinan di Balik Mahalnya UKT

Sukses Tanpa Gelar: Bahaya Romantisasi Kemiskinan di Balik Mahalnya UKT

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:30 WIB

3 Sunscreen Tidak Perih di Mata Saat Berkeringat, Mulai Rp60 Ribuan

3 Sunscreen Tidak Perih di Mata Saat Berkeringat, Mulai Rp60 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Capaian Positif Penjualan Daihatsu Sigra di GIIAS 2026

Capaian Positif Penjualan Daihatsu Sigra di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber

Laporan CrowdStrike 2026: AI Kini Menjadi Senjata Utama Pelaku Siber

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027

Dibintangi Margaret Qualley, Remake Film Possession Tayang Juni 2027

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:15 WIB

×