BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
Ilustrasi Perundungan di Media Sosial (pexels.com/Bastian Riccard)
baca 10 detik
  • BNI Sekuritas pantau isu dugaan perundungan yang viral.
  • Dugaan peristiwa disebut terjadi sebelum pelaku bekerja.
  • Perusahaan siapkan tindak lanjut sesuai aturan internal.

Suara.com - PT BNI Sekuritas akhirnya buka suara terkait informasi dugaan perundungan yang ramai diperbincangkan di media sosial dan dikaitkan dengan salah satu pegawainya. Perusahaan menegaskan tengah memantau perkembangan isu tersebut sekaligus memastikan akan menindaklanjutinya sesuai kebijakan internal dan ketentuan yang berlaku.

Pelaksana Tugas (Pgs.) Head of Corporate Communications BNI Sekuritas Tjut Aliffah Keumala mengatakan perusahaan telah mencermati percakapan yang berkembang dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa yang menjadi sorotan publik disebut terjadi saat para pihak masih berstatus sebagai pelajar, jauh sebelum individu yang bersangkutan bergabung dengan BNI Sekuritas.

"BNI Sekuritas terus memantau informasi yang beredar di media sosial dalam beberapa hari terakhir," kata Tjut Aliffah Keumala dalam keterangan tertulis, Jumat (30/7/2026).

Isu tersebut mencuat setelah seorang pengguna media sosial mengunggah cerita mengenai pengalaman menjadi korban perundungan saat masih duduk di bangku sekolah. Unggahan itu kemudian menyebar luas di berbagai platform, mulai dari Threads, X, Instagram hingga TikTok, setelah sejumlah warganet mengaitkan sosok yang disebut dalam cerita tersebut dengan pekerjaannya di divisi Human Capital BNI Sekuritas.

Menanggapi polemik yang berkembang, BNI Sekuritas menegaskan bahwa perundungan merupakan persoalan serius yang dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi korban. Karena itu, perusahaan menghormati setiap proses penyelesaian yang sedang diupayakan oleh para pihak.

Menurut perusahaan, komunikasi antara pihak-pihak terkait masih berlangsung sebagai bagian dari upaya mencari penyelesaian. BNI Sekuritas berharap proses tersebut dapat dilanjutkan melalui mediasi yang komprehensif dengan tetap memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk menyampaikan penjelasan secara proporsional.

"Kami menghormati setiap upaya penyelesaian yang sedang ditempuh. BNI Sekuritas berharap proses komunikasi dan mediasi lanjutan dapat berlangsung secara baik, proporsional, dan menghormati kepentingan seluruh pihak," ujar Aliffah.

BNI Sekuritas juga memastikan akan menelaah informasi yang berkembang sesuai kebijakan internal perusahaan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Proses tersebut, kata perusahaan, akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian sekaligus tetap menghormati hak seluruh pihak yang terlibat.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Staf KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi Kasus Bupati Pemalang ke Ayahnya

Staf KPK Jadi Tersangka, Bocorkan Informasi Kasus Bupati Pemalang ke Ayahnya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:32 WIB

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Sosok Setya Budi Dias, Pegawai KPK Ikut Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:20 WIB

Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib

Aplikasi Snapboost Ditutup, Modusnya Berikan Suka di Media Sosial Bikin Uang Raib

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 07:38 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×