- Sara Wijayanto resmi mendaftarkan gugatan cerai terhadap suaminya, Demian Aditya, di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 8 September 2026.
- Pengadilan Agama Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perdana dan agenda mediasi bagi kedua belah pihak pada Kamis, 24 September 2026.
- Pihak pengadilan belum dapat mempublikasikan alasan perceraian karena terikat oleh aturan kode etik yang berlaku.
Suara.com - Rumah tangga pasangan ilusionis Demian Aditya dan Sara Wijayanto yang selama ini dikenal harmonis, kini berada di ambang perceraian.
Sara Wijayanto diketahui telah resmi mendaftarkan gugatan cerai terhadap suaminya di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Abid, saat ditemui awak media.
Abid membenarkan bahwa perkara dengan nomor 3594/2026 telah masuk ke meja hijau.
"Iya, benar. Jadi orang yang dimaksud (Demian Aditya) itu AP ya, alias DA. Kemudian istrinya itu SW (Sara Wijayanto). Perkaranya sudah masuk dengan nomor 3594/2026," ujar Abid kepada wartawan, Selasa (22/9/2026)
Didaftarkan Melalui Kuasa Hukum
Menurut keterangan Abid, gugatan tersebut diajukan oleh pihak istri (Sara Wijayanto) melalui kuasa hukumnya. Berkas gugatan tersebut telah terdaftar secara resmi sejak awal September lalu.
"Masuk terdaftar tanggal 8 September 2026. Yang mengajukan adalah istrinya melalui pengacara," imbuhnya.
Sidang Perdana dan Agenda Mediasi
Pihak pengadilan pun telah menetapkan jadwal sidang perdana untuk pasangan yang menikah pada 2014 ini.
Jika tidak ada hambatan, sidang perdana akan digelar pada Kamis, 24 September 2026 lusa.
Dalam sidang perdana tersebut, majelis hakim mewajibkan kehadiran kedua belah pihak, baik Sara sebagai penggugat maupun Demian sebagai tergugat.
Kehadiran mereka sangat diperlukan untuk menjalani proses mediasi sebagai upaya awal perdamaian.
"Pada sidang pertama itu para prinsipal diperintahkan oleh majelis untuk hadir. Karena jika dua-duanya hadir, akan dilakukan mediasi terlebih dahulu," jelas Abid.
Alasan Perceraian Masih Misteri