- Vokalis The Dramma, Sanjie, merilis single solo keenam berjudul "Pertemuan Berikutnya" bersama Amri Weda.
- Lagu bertema perpisahan dan pendewasaan diri ini direkam secara mandiri di i4 Studio.
- Karya tersebut diharapkan menjadi teman perjalanan bagi pendengar yang sedang berproses.
Suara.com - Di sela-sela perjalanannya bersama The Dramma, sang vokalis, Sanjie, kembali menyapa penikmat musik lewat karya personal.
Memasuki fase baru dalam eksplorasi bermusiknya, Sanjie resmi meluncurkan single solo keenam bertajuk "Pertemuan Berikutnya".
Kali ini, ia tidak sendiri; musisi Amri Weda turut digaet sebagai rekan duet untuk memperkaya harmoni lagu.
Hadir dengan pendekatan aransemen yang minimalis dan lirik yang lugas, "Pertemuan Berikutnya" membawa atmosfer emosional sekaligus aroma nostalgia yang pekat.
Lagu ini merangkum narasi tentang kehilangan, harapan, dan cara seseorang berdamai dengan perpisahan demi menatap masa depan.
Menemukan Makna di Balik Perpisahan
Bagi Sanjie, perpisahan tidak melulu harus diratapi sebagai titik akhir. Lewat lagu ini, ia menawarkan sudut pandang yang lebih lapang: bahwa waktu yang memisahkan justru memberi ruang bagi tiap insan untuk tumbuh.
Pesan reflektif tersebut terpancar kuat melalui sepotong lirik yang menjadi denyut utama lagu:
"Pertemuan yang berikutnya / Tak akan lama / Saat itu kita telah lebih dewasa."
Kehadiran Amri Weda memberikan dimensi emosional yang kian hidup. Perpaduan karakter vokal keduanya saling mengisi tanpa saling menenggelamkan, membiarkan cerita dalam lagu mengalir apa adanya ke telinga pendengar.
Eksplorasi Mandiri di Luar The Dramma
![Sanjie merilis lagu terbaru berjudul "Pertemuan Berikutnya". Di proyek solonya ini, vokalis The Dramma tersebut menggandeng musisi Amri Weda. [Instagrarm]](https://media.suara.com/pictures/original/2026/10/28/43462-sanjie.jpg)
Nama Sanjie sendiri sudah tak asing di kancah musik independen ibu kota sejak terbentuknya The Dramma pada 2008.
Usai reuni The Dramma pada 2023 setelah masa hiatus yang panjang, Sanjie tetap memilih menjaga napas musikalitas solonya tetap menyala.
Baginya, jalur solo adalah kanvas pribadi untuk menumpahkan refleksi hidup yang lebih intim.
Produksi single ini dikerjakan secara mandiri oleh Sanjie dengan menggandeng lingkaran sahabat dan musisi berbakat. Proses rekaman hingga mixing dan mastering dieksekusi di i4 Studio.
Sederet nama ikut ambil bagian membentuk nyawa lagu ini. Radhit Indra memegang peran penting pada departemen rhythm dan loop section, sekaligus mengawal meja teknis sebagai sound engineer.
Abdul Malik menyuntikkan nuansa hangat lewat sentuhan fill dan ambience gitar. Erfin Rachmadhan menjaga denyut lagu lewat cabikan bas dan vokal latar (background vocal).
Muhammad Yudha menyempurnakan lanskap suara melalui balutan keyboard dan string section.
Hasilnya adalah sebuah aransemen organik yang lapang, memberikan porsi terbesar pada kekuatan cerita dan vokal.
Anthem Sederhana untuk Menemani Perjalanan
Lewat kesederhanaan aransemen dan kejujuran liriknya, Sanjie berharap "Pertemuan Berikutnya" tak sekadar numpang lewat di daftar putar, melainkan menjadi teman perjalanan bagi siapa saja yang sedang berproses.
Lagu ini ditujukan bagi mereka yang pernah melepaskan seseorang, mereka yang masih menyimpan mimpi di tengah jalan, atau siapa pun yang sedang belajar menjadi versi diri yang lebih dewasa.
Sebuah soundtrack kecil yang hangat, untuk berbagai memori masa lalu yang kini cukup disimpan rapi sebagai hiasan ingatan.