Suara.com - Tersangka Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra bersama calon Gubernur Sulawesi Tenggara, Asrun usai menjalani pemeriksaan atas kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kota Kendari yang terjaring dalam OTT KPK, di Jakarta, Kamis (1/3). KPK resmi menahan Walikota Adriatma Dwi Putra, yang juga anak dari calon Gubernur Sulawesi Tenggara, Asrun, serta mantan Kepala BPKAD Kota Kendari, Fatimah Fiqih dan Hasmun Hamzah dari pihak swasta terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa di Kendari. [suara.com/Oke Atmaja]
Bapak dan Anak Ditahan KPK
Kamis, 01 Maret 2018 | 18:37 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
KPK Panggil Lima Orang Saksi Terkait Dugaan Korupsi Diskon Pajak Periode 2021-2026
10 Februari 2026 | 14:53 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Foto | 18:58 WIB
Foto | 18:43 WIB
Foto | 18:06 WIB
Foto | 07:00 WIB
Foto | 19:15 WIB
Foto | 18:57 WIB