Jakarta di Bawah Bayang-bayang Virus Corona

Oke Atmaja, Angga Budiyanto

Sabtu, 04 April 2020 | 06:00 WIB
Jakarta di Bawah Bayang-bayang Virus Corona
Petugas medis meggunakan pakaian ‘biosafety’ saat penyuluhan pencegahan virus corona (COVID-19) di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (29/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Virus corona (COVID-19) merupakan pandemi yang pertama kali dilaporkan muncul di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, pada akhir bulan Desember 2019 dan diantisipasi pada bulan Januari 2020. Virus ini adalah kumpulan virus yang berasal dari kelelawar yang kemudian menularkan penyakit kepada manusia dan dapat menginfeksi sistem pernapasan.

Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengenakan pakaian pelindung khusus saat menangani pasien yang diduga terkena virus Corona di ruang isolasi gedung Mawar Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Senin (2/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pengecekan suhu tubuh seorang warga saat sosialisasi mengenai virus corona (COVID-19) di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sejak diketahui virus ini merupakan virus yang penyebarannya sangat cepat dan menginfeksi banyak warga di China, sejumlah lembaga pemerintahan maupun swasta di Indonesia mulai mengadakan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat.

Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pengecekan suhu tubuh seorang warga saat sosialisasi mengenai virus corona (COVID-19) di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan pengecekan suhu tubuh seorang warga saat sosialisasi mengenai virus corona (COVID-19) di Tower Apartemen Mediterania Garden Residences 2, Jakarta Barat, Kamis (6/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Seperti di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, tim dokter memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang virus baru ini serta penanganan dini apabila terjangkit.

Sejumlah warga menggunakan masker melintas di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah warga menggunakan masker melintas di kawasan Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Penyebaran virus yang begitu cepat membuat pemerintah harus sesegera mungkin menentukan langkah untuk menyelamatkan warga negaranya, khususnya yang berada di Wuhan, China serta mencegah virus tersebut masuk ke Indonesia.

Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh sejumlah calon penumpang sebelum memasuki Stasiun LRT Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh sejumlah calon penumpang sebelum memasuki Stasiun LRT Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pemerintah pun memulangkan 248 WNI dari Wuhan ke Indonesia dengan melakukan penjemputan dan dilanjutkan dengan observasi serta karantina selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau.

Sejumlah calon Jamaah Umroh tertidur saat menunggu kepastian pemberangkatan ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah calon Jamaah Umroh tertidur saat menunggu kepastian pemberangkatan ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Akan tetapi, virus yang masih satu keluarga dengan SARS dan MERS ini seakan tidak tebendung penyebarannya. Di Indonesia sendiri, virus ini mulai diketahui saat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengumumkan dua WNI asal Depok yang positif terkena virus corona dan tengah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara.

Petugas melakukan uji coba mesin ‘thermal scanner’ saat simulasi pencegahan penyebaran virus corona di Terminal Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas melakukan uji coba mesin ‘thermal scanner’ saat simulasi pencegahan penyebaran virus corona di Terminal Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan pun mengumumkan delapan rumah sakit rujukan untuk menangani kasus virus corona di DKI Jakarta.

Petugas membersihkan bagian dalam pada rangkaian kereta Light Rapid Transit (LRT) di Depo LRT Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Jumat (6/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas membersihkan bagian dalam pada rangkaian kereta Light Rapid Transit (LRT) di Depo LRT Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Timur, Jumat (6/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Setelah virus corona diketahui sudah masuk ke Indonesia, pemerintah pun mengimbau masyarakat agar waspada sehingga dapat menekan penyebaran virus ini. Imbauan awal dari pemerintah diantaranya memakai masker apabila beraktivitas di luar ruang, selalu mencuci tangan dengan cairan pembersih tangan maupun dengan air mengalir hingga menjaga jarak saat berinteraksi dengan orang lain atau physical distancing.

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Nurul Hidayah, Jalan Brawijaya XII, Jakarta Selatan, Minggu (8/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Nurul Hidayah, Jalan Brawijaya XII, Jakarta Selatan, Minggu (8/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sejumlah upaya untuk mencegah penyebaran virus ini pun dilakukan di beberapa titik keramaian, tempat beribadah dan sarana transportasi umum diantaranya melakukan pembersihan serta penyemprotan cairan disinfektan di transportasi umum, melakukan pengecekan suhu tubuh bagi para calon penumpang, pemberlakuan physical distancing hingga pembatasan operasional perjalanan transportasi umum.

Suasana di dalam Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana di dalam Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (20/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Namun, beberapa upaya tersebut seakan kurang efektif untuk membendung penyebaran virus ini. Pemerintah yang dinilai menyepelekan dan lambannya penanganan serta pengambilan keputusan membuat banyak warga di Indonesia terinfeksi virus ini, hingga menyentuh angka 1.414 pasien positif terjangkit, 122 pasien meninggal dunia dan sebanyak 75 pasien sembuh per Senin 30 Maret 2020.

Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (20/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Jakarta, Jumat (20/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Selain mengakibatkan banyaknya warga yang terjangkit, virus ini juga mempengaruhi banyak sektor di Indonesia, salah satu yang paling terdampak adalah sektor perekonomian.

Pengunjung melintas di dalam Blok M Mall, Jakarta, Selasa (24/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pengunjung melintas di dalam Blok M Mall, Jakarta, Selasa (24/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Banyaknya titik-titik keramaian yang diharuskan ditutup sementara waktu (seperti toko, pusat perbelanjaan, tempat hiburan dan destinasi wisata), mulai diterapkannya aturan bekerja dari rumah atau work from home, aturan untuk tidak berkumpul serta tidak keluar rumah untuk sementara membuat perekonomian di Indonesia menjadi merosot. Alhasil, nilai tukar rupiah melemah terhadap dollar menjadi Rp16.336/USD pada Senin 30 Maret 2020.

Suasana sepi di salah satu wahana Dunia Fantasi (Dufan), Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (14/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana sepi di salah satu wahana Dunia Fantasi (Dufan), Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (14/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Untuk menyikapi hal ini, pemerintah harus segera mengambil langkah yang tegas agar virus ini tidak semakin banyak menginfeksi warga Indonesia serta membuat perekonomian semakin anjlok.

Suasana sepi di salah satu wahana Dunia Fantasi (Dufan), Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (14/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana sepi di salah satu wahana Dunia Fantasi (Dufan), Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (14/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Setidaknya ada dua opsi yaitu karantina kewilayahan atau lockdown dan melakukan tes cepat atau rapid test. Untuk sementara, pemerintah mengambil opsi kedua, yaitu melakukan tes cepat kepada warga yang diduga terinfeksi virus corona.

Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan kepada petugas yang akan memindahkan logistik kesehatan dari pesawat Hercules C-130 di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) menyemprotkan cairan disinfektan kepada petugas yang akan memindahkan logistik kesehatan dari pesawat Hercules C-130 di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (23/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan rumah sakit darurat untuk menangani pasien corona di Wisma Atlet Kemayoran, dan juga mendatangkan logistik kesehatan yang didatangkan dari China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 22:22 WIB

Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza

Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:23 WIB

Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah

Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:10 WIB

Posko Pengaduan Rakyat, Harapan Baru bagi Warga Bersengketa Tanah di Jakarta

Posko Pengaduan Rakyat, Harapan Baru bagi Warga Bersengketa Tanah di Jakarta

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 11:02 WIB

61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis

61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 14:58 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok

Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:48 WIB

Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak

Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:35 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:47 WIB

Terkini

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

Tabrakan Kereta Barang vs Kereta Penumpang 19 Orang Jadi Korban di Kroasia

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Moga Bunda Disayang Allah: Kisah Haru tentang Kasih Sayang dan Perjuangan

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Hari Pramuka 2026 Peringatan yang ke Berapa? Ini Tema dan Link Download Logo Resminya

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat

Review Confidence Queen: Ketika Penipuan Menjadi Cara Menghukum Penjahat

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Berapa Harga Gift Paus di TikTok? Ini Daftar Harga dari Termahal hingga Termurah

Berapa Harga Gift Paus di TikTok? Ini Daftar Harga dari Termahal hingga Termurah

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:53 WIB

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Rezeki dan Keberuntungan Hari Ini 9 Agustus 2026

4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Rezeki dan Keberuntungan Hari Ini 9 Agustus 2026

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA

Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA

Kaltim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Review Film Dear You: Sinema Sejarah Bertema Diaspora yang Luar Biasa Indah

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Siapa Mathis Molinie yang Dirumorkan Dekat dengan Raisa? Ini Profil dan Pekerjaannya

Entertainment | Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:26 WIB

×