Imbas Cuaca Ekstrem, Pantai Kuta Bali Dibanjiri Sampah

Alfian Winanto Suara.Com
Selasa, 20 Januari 2026 | 09:30 WIB
  • Seorang warga berdiri di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]
    Seorang warga berdiri di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]
  • Warga bejalan di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]
    Warga bejalan di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]
  • Seorang warga berdiri di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]
    Seorang warga berdiri di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]
  • Seorang warga berdiri di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]
  • Warga bejalan di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]
  • Seorang warga berdiri di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]

Suara.com - Seorang warga berdiri di atas tumpukan sampah kiriman di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (19/1/2026). Objek wisata yang menjadi ikon pariwisata Bali tersebut dipenuhi sampah kayu dan bambu yang berserakan di pesisir pantai.

Sampah-sampah tersebut datang akibat terbawa ombak karena dampak cuaca ekstrem yang terjadi sejak Minggu (18/1/2026). Volume sampah kiriman tersebut biasanya terjadi setiap awal tahun saat intensitas ombak dan pasang laut tinggi meningkat, sehingga kayu, bambu, dan berbagai material organik serta non-organik terbawa arus laut.

Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) memperkirakan puncak musim sampah kiriman masih akan berlanjut hingga pertengahan Februari, sehingga proses pembersihan harus dilakukan secara masif sambil terus memantau kondisi cuaca dan ombak tinggi. [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI