Fresh.suara.com - Aktivis Irma Hutabarat saat ini menjadi sorotan atas komentarnya terhadap kasus penembakan Brigadir J. Pergerakkan Irma mengawal kasus Brigadir J semakin erat.
Argumen-argumen yang disampaikannya di media elektronik pun dinilai sangat masuk akal. Irma seolah-olah menjadi garda terdepan memantau perkembangan kasus Brigadir J.
Belum lama ini, Irma berpendapat jika dugaan pemerkosaan yang terjadi di Magelang merupakan bagian dari rekayasa dan pengalihan isu kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yosua di rumah dinas Sambo.
Orang yang menginisiasi aksi 3.000 lilin untuk Brigadir Yosua ini juga mempertanyakan keterangan yang diberikan oleh Putri karena berubah-ubah dan diduga bohong.
Di sisi lain, menurut Irma, Sambo dan istrinya sama-sama leluasa membuat skenario dan rekayasa.
“Jelas kan, Sambo dan PC (Putri Candrawathi) bisa bebas merekayasa skenario dan menjalankan pengalihan isu karena (Putri) tak ditahan,” ujar Irma.
Irma Hutabarat terus-menerus menyuarakan kebenaran yang dianalisanya dengan fakta yang muncul. Karena aksinya yang terus membela keadilan untuk Brigadir J, banyak masyarakat yang kagum dengan Irma, bahkan ada yang sampai mengirimkan makanan khas dari daerahnya masing-masing.
Hal itu terungkap dari akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall, banyak yang mendoakan Irma hingga dia terharu.
“Saya kalo didoain begitu terharu terus seneng banget tiba tiba ada yang mau kirim telor asin dari brebes, bawang merah macem macem, saya pikir itu ungkapan kasih yang tidak ternilai yang bikin saya bisa bikin tambah semangat,” ucap Irma, dikutip pada Selasa (6/9/22).
Baca Juga: Putri Candrawathi Dicurigai akan Gunakan Amunisi Ini di Persidangan
Sangking tulusnya Irma mengawal kasus Brigadir J ini, ia bahkan mendampingi orang tua almarhum Brigadir J saat menghadiri acara wisuda anaknya di Universitas Terbuka.