Fresh.suara.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani kembali menjadi sorotan publik saat memimpin Rapat Paripurna pembahasan Tingkat II RUU tentang pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN TA 2021.
Pasalnya, ketika salah satu anggota dari Partai Demokrat, Willem Wandik tengah menyampaikan ketidaksetujuan fraksinya mengenai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Puan Maharani langsung mematikan mikrofon milik Willem.
Melansir dari video yang diunggah ulang oleh @terang_media, Deputi Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Ricky Kurniawan Chairul membagikan video tersebut melalui akun Twitternya @RickyFight pada Selasa (6/9/2022).
Saat itu, terlihat mikrofon Willem mati saat menyampaikan interupsi mengenai kenaikan harga BBM baru-baru ini.
“Jika memang alasan kenaikan BBM itu subsidi dirasakan oleh masyarakat mampu, seharusnya pembelian BBM yang diatur agar konsumennya lebih tepat sasaran," kata Willem Wandik, dikutip pada Kamis (8/9/22).
"Karena itu Fraksi Demokrat menilai pemerintah seharusnya melihat momentum ini untuk tidak memberatkan masyarakat," lanjutnya.
Menurut Willem, kebijakan yang diambil pemerintah untuk menaikkan harga BBM dirasa kurang tepat.
"Tapi hari ini kebijakan yang diambil pemerintah belum tepat, kebijakan yang diambil justru membebani negara dan mencekik masyarakat," ujarnya.
“Oleh karena itu kami mengharapkan pemerintah perlu lakukan kajian dan langkah yang tepat, formulasi yang..." ucap Willem yang terpotong karena mikrofonnya mati.
Baca Juga: Unggah Video Sopir Nindy Ayunda Mengerang Kesakitan, Nikita Mirzani Gemas Kasus Belum Beres
Kemudian Puan Maharani sebagai pimpinan sidang beralasan bahwa waktunya yang diberikan kepada Willem sudah habis, yakni lima menit.
"Terima kasih Pak, waktunya sudah habis lima menit," ungkap Puan.
Postingan video tersebut sontak membuat beragam reaksi dan kecaman dari para netizen. Banyak yang menyebut jika sikap Puan tersebut tidak pantas untuk menjadi RI 1 atau Presiden.
“Jangan sampai jd RI 1,” @yohanesbhiworoadiyatma.
“Kaya gini..Nyalonin diri jadi presiden,” kata @yangmao_eri.
“Kayak gini mau jadi pleciden..bisa bisa bukan mic lagi yg dia matiin..tapi rakyat nya dia matiin,” ucap @djago_ghalendho.