Fresh.suara.com - Keisya Levronka mengaku selama ini ia kerap berhasil menyanyikan part tersulit dari lagu Tak Ingin Usai. Namun, para hater hanya menyoroti momen di saat ia gagal menyanyikan lagu tersebut, dan melupakan momen di mana ia sukses membawakannya.
Hal tersebut disampaikan Keisya Levronka saat hadir di podcast Curhat Bang Denny Sumargo, Jumat (16/9/2022). Berawal saat Denny Sumargo bertanya mengapa Keisya berulang kali melakukan kesalahan saat menyanyikan lagu ciptaan Mario G. Klau tersebut.
“Nah, pertanyaannya, kenapa kamu kesalahannya itu terjadi beberapa kali? Kenapa sih?” tanya Denny Sumargo penasaran.
Keisya Levronka menjelaskan, tak hanya sekali dua kali ia berhasil menyanyikan lagu tersebut. Namun, sepertinya orang tak peduli saat ia berhasil dan hanya mencibir kala ia gagal.
“Sebenernya ada yang dapet juga, tapi orang nggak rame. Jadi, ketika aku berhasil nih, yang muji-muji nggak ada, coy. Ketika dapet penghargaan yang muji nggak ada. Orang fokusnya sama salah, sewajarnya manusia yang lihatnya titik hitam di atas kertas putih. Tapi ketika aku gagal, semua orang dateng. Ada yang memang memberi saran, ada yang menjatuhkan, ada yang emang niatnya ngata-ngatain atau iseng,” tutur Keisya.
Ketika ditanya apakah Keisya Levronka merasa sakit hati dengan caci maki dari netizen, ia mengaku tidak demikian adanya. Keisya mengatakan, itu memang fakta, bahwa ada momen-momen ketika ia gagal.
“Ada yang nulis, penyanyi yang nggak bisa nyanyiin lagunya sendiri kan. Itu bikin sakit hati nggak, jujur?” tanya Denny Sumargo.
“Enggak, karena itu fakta,” jawab Keisya.
Keisya menyebut, dirinya akan lebih sakit hati jika dia dihujat saat kemampuannya sudah dikeluarkan secara maksimal, namun masih dicibir banyak orang. Ia juga merasa pada saat itu ia yang salah.
Baca Juga: Hidup Teddy Makin Miskin, Naik Angkot ke Kantor Polisi Sambil Gendong Adik Tiri Rizky Febian
“Aku akan sakit hati ketika aku nyanyinya berhasil, tapi orang bilangnya aku nggak berhasil. Itu udah nggak sesuai kan?” lanjut Keisya.
“Tapi karena aku emang ngerasa aku pada saat itu belum dapat nada-nya ya gapapa aku deserve itu. Meskipun nggak ada satu pun yang layak untuk dibully ya. Tapi aku merasa pada saat itu ya memang aku yang salah, memang aku yang melakukan kesalahan,” ujar Keisya.