Fresh.suara.com - Seorang anggota parlemen Malaysia telah meminta pembatalan konser Coldplay karena vokalis Chris Martin pernah terlihat memegang bendera gay pride alias bendera LGBT pelangi di masa lalu.
Dalam sebuah pos di media sosial pada hari Rabu pekan lalu, Nasrudin Hassan dari Partai Islam Malaysia (PAS) mengatakan bahwa ia ingin pemerintah membatalkan penampilan Coldplay di Kuala Lumpur, yang dijadwalkan pada bulan November dan akan menjadi konser pertama band rock tersebut di Malaysia.
"Apakah pemerintah ingin membudayakan gaya hidup hedonisme dan kepicikan di negara ini?" tanyanya.
Bersama posting tersebut, ia melampirkan tangkapan layar dari dua cuitan: satu dari Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, yang menyambut band tersebut, dan yang lainnya dari akun penggemar yang memposting foto-foto dari konser dari band yang digawangi Chris Martin itu di London pada tahun 2016 di mana Martin memegang bendera Pride.
"Saya menyarankan Anda untuk membatalkan penampilan grup ini di Malaysia. Hal ini tidak membawa kebaikan bagi agama, bangsa, dan negara," lanjutnya.