SuaraGarut.id - Fenomena hujan dengan intensitas tinggi terus terjadi selama beberapa pekan belakangan ini di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Persoalan ini ditanggapi serius oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut dengan mengeluarkan mitigasi bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Satria Budi mengatakan pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan dan mitigasi terhadap potensi terjadinya bencana.
Menurutnya, BMKG telah memprediksi curah hujan akan terus tinggi hingga akhir Maret 2023 sehingga harus diwaspadai terhadap berbagai potensi bencana.
"Kita sudah sebar surat peringatan potensi bencana akibat curah hujan tinggi di Bulan Maret. Fenomena ini kemungkinan akan berlangsung hingga April," kata Budi, Kamis (9//3/2023).
Menurut Budi, potensi bencana akibat curah hujan yang tinggi tersebar di sejumlah daerah. Bencana yang paling diwaspadai adalah banjir dan longsor.
"Jadi untuk warga yang tinggal di tempat tebing tinggi harap waspada terhadap terjadinya longsor. Sementara bagi yang berada di zona rawan banjir agar selalu membersihkan saluran air," ucapnya.
Budi melanjutkan, langkah antisipasi sejak dini harus dilakukan oleh semua pihak untuk meminimalisir resiko bencana.(*)