SuaraGarut.id - Di tengah merebaknya isu penundaan Pemilu, Presiden RI, Joko Widodo malah mengunggah seorang petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) yang melakukan proses pemutakhiran data.
Unggahan ini seolah menepis wacana tentang penundaan Pemilu yang belakangan ini diperbincangkan warga Indonesia.
Dalam postingannya, Jokowi menuliskan petugas pemutakhiran data pemilih dari Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat, datang ke istana sore ini.
"Apakah benar Bapak berdomisili di sini (Jakarta)?" ia bertanya.
“Iya betul, saya Joko Widodo bertempat tinggal di sini (Jakarta),” jawab saya.
Tulis Jokowi mengungkap isi percakapannya dengan petugas Pantarlih yang pada hari Selasa sore (14/3/2023) berkunjung ke istana.
Jokowi mengaku diminta memperlihatkan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga untuk dicocokan.
"Saya diminta memperlihatkan kartu tanda kependudukan dan kartu keluarga untuk dicocokkan dengan data yang ada," tulisnya.
Setelah itu, lanjut Jokowi, dirinya mendapatkan tanda bukti pendaftaran dan stiker coklit yang kemudian ditempelkan di pintu kediaman sesuai alamat.(*)
Baca Juga: Menkominfo Diperiksa Kejagung Soal Korupsi BTS, Jokowi: Kita Hormati Proses Hukum