Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan

Dwi Bowo Raharjo, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:55 WIB
Perempuan Mahardhika: Semakin RUU PPRT Tak Disahkan, Banyak Pekerja Rumah Tangga Mengalami Kekerasan
Bentuk aksi dari para PRT di depan gedung DPR RI untuk menuntut pengesahan RUU PPRT yang diambil dari film "Mengejar Mbak Puan" (Ist)
baca 10 detik
  • Koalisi masyarakat sipil mendesak Presiden Prabowo untuk meminta DPR segera mengesahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
  • Pengesahan mendesak sebab kian banyak pekerja rumah tangga mengalami berbagai bentuk kekerasan dan pelecehan serius.
  • Mayoritas pekerja rumah tangga adalah perempuan yang sangat rentan terhadap kekerasan berbasis gender selama bekerja.

Suara.com - Koalisi Masyarakat Sipil mendorong agar Presiden Prabowo Subianto bisa mendesak pimpinan DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).

Koordinator Program Penelitian Perempuan Mahardhika, Vivi Widyawati, mengatakan pengesahan harus segera dilakukan agar tidak semakin banyak pekerja rumah tangga yang mendapat kekerasan.

“Semakin undang-undang ini tidak disahkan, maka akan semakin banyak pekerja rumah tangga yang mengalami kekerasan,” kata Vivi saat diskusi, Jumat (13/2/2026).

Vivi mengatakan, sejauh ini mayoritas pekerja rumah tangga adalah wanita. Mereka sangat rentan mengalami kekerasan maupun pelecehan dalam melaksanakan pekerjaannya.

“Pekerja rumah tangga mayoritasnya adalah perempuan, dan perempuan sangat rentan,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan dari Jaringan Nasional Advokasi Pekerja Rumah Tangga (Jala PRT) kata Vivi, banyak para pekerja rumah tangga yang pernah mendapat pelecehan hingga kekerasan.

“Dari pengalaman-pengalaman mereka bahwa kekerasan seksual, pelecehan seksual, kekerasan berbasis gender adalah salah satu momok, problem mendasar yang dialami oleh pekerja rumah tangga,” ucapnya.

Vivi menilai, semakin mundurnya pengesahan RUU PPRT, maka makin banyak pekerja rumah tangga yang terancam dalam menjalani pekerjaan mereka.

“Semakin undang-undang ini tidak disahkan, semakin pimpinan DPR mengabaikan atau tidak menganggap penting untuk segera mensahkan RUU ini maka pekerja rumah tangga akan selalu bekerja di dalam ancaman kekerasan seksual, bahkan sudah mengalaminya,” kata dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:32 WIB

Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid

Prabowo Ngaku Tahu Dalang yang Jelek-jelekan Indonesia: We Are Not Stupid

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:11 WIB

KASBI Dorong Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga

KASBI Dorong Pemerintah Segera Sahkan RUU PPRT untuk Lindungi Pekerja Rumah Tangga

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:48 WIB

Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun

Utang Pemerintahan Prabowo Meroket ke Rp9.637 Triliun

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×