SuaraGarut.Id - Venna Melinda mengakui sempat menemui Ferry Irawan di tahanan Polda Jawa Timur.
Namun Venna Melinda jadi kesal dengan isu bahwa ia mengitimidasi Ferry Irawan.
Venna Melinda pun membeberkan tujuannya menemui Ferry Irawan di tahanan.
Menurutnya, ia datang dalam rangka restorative justice.
Dan atas saran dari pihak Polda, pertemuan dirinya dengan Ferry Irawan tak disertai pengacara.
"Atas saran polisi pertemuan antara saya dengan dia tak disertai pengacara," kata Venna Melinda dikutip dari Intens Investigasi, tayang Kamis (16/32023).
Namun, lanjutnya, tiba-tiba berkembang isu intimidasi dan dirinya memaksa Ferry Irawan untuk mengaku perbuatan KDRT.
"Hingga sekarang dia kan tak mengaku melakukan KDRT. Jadi saya tak memaksanya. Kalau saya memaksa, mungkin dia sudah mengakuinya," ujar Venna Melinda.
Isu adanya intimidasi sempat diungkapkan kuasa hukum Ferry Irawan, Sunan Kalijaga dan ibunda Ferry Irawan.
Baca Juga: Diperiksa Selama Delapan Jam, Wahono Saputro Kembali Bungkam Saat Meninggalkan KPK
Sunan Kalijaga mengatakan, kepada keluarganya Ferry Irawan mengaku merasa diintimidasi.
"Merasa ya..merasa diintimidasi," katanya.
Sementara ibunda Ferry Irawan mengatakan, Venna Melinda mendatangi putranya di tahanan dan memaksa agar Ferry Irawan mengaku melakukan KDRT.
"Apa yang saya harus akui, saya tak melakukan KDRT," kata ibunda Ferry Irawan menurutkan perkataan anaknya.***